CAHNIA, BUNGA and Mahyuddin, Meriwati (2026) Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada Pasien Obs Malaise Ec Dli Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Hipertensi Stage 1 di Ruang Madinah (Penyakit Dalam) RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN BUNGA REVISI.pdf Restricted to Registered users only Download (685kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 1 BUNGA.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
BAB II BUNGA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III BUNGA.pdf Download (578kB) |
|
|
Text
BAB IV BUNGA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V BUNGA.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG BUNGA.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
FINALLY LAPORAN LTA BUNGA CAHNIA FIXX 08.09.2026.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 dengan hipertensi memerlukan pendekatan asuhan gizi yang sistematis untuk mengoptimalkan status gizi serta mengendalikan parameter metabolik. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien dengan diagnosis Obs Malaise ec DLI Diabetes Melitus Tipe 2 disertai Hipertensi di Ruang Madinah RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif observasional yang dilakukan pada seorang pasien perempuan berusia 66 tahun. Penilaian status gizi dilakukan melalui pengkajian antropometri, biokimia, klinis, dan riwayat makan. Data asupan makanan diperoleh menggunakan metode recall 24 jam, Food Frequency Questionnaire (FFQ), dan food weighing. Intervensi gizi berupa pemberian diet Diabetes Melitus 1.500 kkal dengan diet rendah garam dalam bentuk makanan lunak selama 3 hari, disertai edukasi gizi menggunakan media leaflet. Hasil Penelitian: Pada awal pengkajian, pasien memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) normal, namun mengalami hiperglikemia berat (GDS 596 mg/dL), tekanan darah tinggi (150/72 mmHg), serta defisit asupan yang berat (energi 50% dan protein 58,3% dari kebutuhan). Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi asupan oral tidak adekuat, perubahan nilai laboratorium terkait gizi, dan kurangnya pengetahuan mengenai gizi. Setelah pelaksanaan PAGT selama 3 hari, terjadi peningkatan asupan makanan yang bermakna, yaitu asupan energi mencapai 91%, protein 93%, lemak 96%, dan karbohidrat 92% pada hari ketiga, sehingga seluruh target asupan (>80% kebutuhan) berhasil tercapai. Asupan natrium juga tetap terkontrol di bawah 1.200 mg per hari sehingga mendukung pengendalian tekanan darah. Selain itu, pasien dan keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman serta motivasi dalam menjalankan anjuran diet setelah mendapatkan konseling gizi. Kesimpulan: Penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) efektif dalam meningkatkan asupan makan pasien hingga mencapai kategori adekuat, mempertahankan status gizi yang stabil, serta mendukung perubahan perilaku makan melalui konseling gizi yang disesuaikan dengan kondisi pasien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Diabetes Melitus Tipe 2, Hipertensi, Asuhan Gizi, Diet Diabetes Melitus. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D3 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:40 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:40 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4961 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
