ANGGRAENI, REVINA and Baska, Dwie Yunita (2026) Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Trimester I dengan Emesis Gravidarum Di PMB “OK” Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN REVINA.pdf Download (701kB) |
|
|
Text
BAB I REVINA.pdf Download (454kB) |
|
|
Text
BAB II REVINA.pdf Download (879kB) |
|
|
Text
BAB III REVINA.pdf Restricted to Repository staff only Download (451kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV REVINA.pdf Restricted to Repository staff only Download (677kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V REVINA.pdf Download (402kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG REVINA.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
LTA REVINA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Emesis gravidarum merupakan keluhan fisiologis yang umum terjadi pada kehamilan trimester I dan ditandai dengan mual dan muntah. Berdasarkan survei awal tahun 2025, dari 32 ibu hamil trimester I di PMB “OK” Kota Bengkulu, sebanyak 17 orang (53,125%) mengalami emesis gravidarum. Penatalaksanaan yang tepat diperlukan untuk mengurangi ketidaknyamanan dan mencegah berkembangnya kondisi menjadi hiperemesis gravidarum. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang diberikan adalah aromaterapi lemon. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum menggunakan manajemen kebidanan Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi kasus adalah Ny. P umur 20 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 5 minggu 6 hari dengan emesis gravidarum di PMB “OK” Kota Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan tanda-tanda vital dan pemeriksaan penunjang. Asuhan kebidanan diberikan selama 4 hari, yaitu tanggal 14–17 April 2026, melalui kunjungan dan pemantauan lanjutan. Asuhan meliputi edukasi mengenai emesis gravidarum, pemenuhan nutrisi dan cairan, anjuran makan dalam porsi kecil tetapi sering, menghindari makanan dan aroma yang memicu mual muntah, pemenuhan istirahat, konsumsi vitamin B6 sesuai anjuran, serta pemberian aromaterapi lemon menggunakan diffuser. Hasil asuhan menunjukkan bahwa pada awal pengkajian ibu mengalami mual dan muntah 3–4 kali sehari, nafsu makan berkurang, sedikit lemas, wajah sedikit pucat dan mukosa bibir agak kering, dengan tanda-tanda vital dalam batas normal. Pada hari ketiga, keluhan mual muntah berkurang menjadi 2 kali sehari dan ibu mengatakan merasa lebih nyaman setelah menggunakan aromaterapi lemon. Pada hari keempat, mual muntah berkurang menjadi 1 kali sehari, nafsu makan mulai membaik, ibu merasa lebih nyaman, kondisi umum baik, wajah tidak pucat, dan mukosa bibir lembab. Ibu juga tampak lebih rileks saat menggunakan aromaterapi lemon dan menyatakan mual berkurang setelah penggunaannya. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum dapat dilaksanakan menggunakan manajemen Varney dan dokumentasi SOAP secara berkesinambungan. Pemberian asuhan yang disertai aromaterapi lemon menunjukkan adanya penurunan frekuensi mual dan muntah serta peningkatan kenyamanan dan nafsu makan ibu selama masa pemantauan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan kebidanan, ibu hamil trimester I, emesis gravidaru, aromaterapi lemon |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | KEBIDANAN KEBIDANAN |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:48 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4336 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
