NABILA, DWI and Baruara, Guntur (2026) Gambaran Kadar Hemoglobin pada Pemeriksaan Sampel Darah Segera, Ditunda 4 Jam Dan 24 Jam. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (202kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG__KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
HALAMAN DEPAN_KTI_.pdf Download (632kB) |
|
|
Text
KTI_BAB 1.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
KTI_BAB 2.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
KTI_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTI_FIKS_CETAK_DWI NABILAA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pemeriksaan kadar hemoglobin merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang berperan penting dalam menunjang diagnosis klinis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor pra-analitik seperti waktu penundaan pemeriksaan. Penundaan pemeriksaan dapat menyebabkan perubahan pada sampel darah yang berpotensi memengaruhi keakuratan hasil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rata-rata kadar hemoglobin pada sampel darah yang diperiksa segera, ditunda 4 jam pada suhu ruang, dan ditunda 24 jam pada suhu kulkas setelah pengambilan sampel. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden, yaitu mahasiswa laki-laki semester IV Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Sampel darah vena diambil menggunakan tabung EDTA, kemudian diperiksa menggunakan alat hematology analyzer pada tiga waktu pemeriksaan yang berbeda. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kadar hemoglobin pada masing-masing perlakuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin pada pemeriksaan segera sebesar 15,20 g/dL, pada penundaan 4 jam sebesar 15,15 g/dL dan pada penundaan 24 jam sebesar 15,06 g/dL. Hasil ini menunjukkan adanya kecenderungan penurunan kadar hemoglobin seiring dengan lamanya waktu penundaan, meskipun penurunan yang terjadi tidak signifikan dan masih dalam batas normal. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa penundaan waktu pemeriksaan dapat memengaruhi kadar hemoglobin, sehingga pemeriksaan sebaiknya dilakukan segera atau sampel disimpan dengan kondisi yang sesuai. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan jumlah sampel lebih besar serta variasi waktu dan suhu penyimpanan yang berbeda agar hasil lebih akurat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hemoglobin, penundaan pemeriksaan, EDTA, hematology analyzer. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | ANALIS KESEHATAN |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 00:19 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 00:19 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4643 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
