Gambaran Kadar Trigliserida pada Mahasiswi Pengkonsumsi Seblak di Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu

PRATAMA, RISCA PUTRI and Baruara, Guntur (2026) Gambaran Kadar Trigliserida pada Mahasiswi Pengkonsumsi Seblak di Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
COVER - AWAL.pdf

Download (688kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (284kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (334kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (207kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA - AKHIR.pdf

Download (3MB)
[img] Text
KTI turnitin edit.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Gangguan metabolisme lemak, khususnya hipertrigliseridemia >160 untuk laki-laki dan >135 untuk perempuan, merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular pada usia muda. Fenomena kuliner lokal seperti seblak yang tinggi karbohidrat olahan dan lemak jenuh (500–800 kkal/porsi) berpotensi memicu lonjakan insulin yang mengonversi gula menjadi trigliserida VLDL, sehingga mempercepat pembentukan plak aterosklerosis. Penelitian Ini Bertujuan: diketahui gambaran kadar trigliserida dan frekuensi konsumsi pada mahasiswi pengkonsumsi seblak di Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada tahun 2026 untuk menggambarkan fenomena kadar trigliserida pada satu titik waktu tertentu. Populasi penelitian adalah mahasiswi pengkonsumsi seblak di wilayah Kecamatan Sungai Serut dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang yang diambil secara representatif. Hasil: Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa dari 31 responden, hampir sebagian yaitu sebanyak 9 sampel (29,03%) memiliki kadar trigliserida kategori tinggi. Sementara itu, sebagian besar yaitu sebanyak 22 sampel (70,97%) memiliki kadar trigliserida dalam kategori normal. Kesimpulan: Meskipun mayoritas mahasiswi pengkonsumsi seblak memiliki kadar trigliserida normal, tetap ditemukan sebagian kecil responden dengan kadar trigliserida tinggi yang memerlukan perhatian khusus terkait pola konsumsi makanan tinggi kalori, sehingga diharapkan mahasiswi dapat lebih selektif dalam memilih asupan makanan sehari-hari dan membatasi fekuensi konsumsi makanan cepat saji atau jajanan tinggi lemak guna menjaga kadar trigliserida tetap dalam batas normal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Seblak, Trigliserida, Mahasiswi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:28
Last Modified: 24 Aug 2026 02:28
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4359

Actions (login required)

View Item View Item