Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas 3 Hari dengan Masalah Asi Tidak Lancar di Klinik “MA” Kota Bengkulu Tahun 2026

SIMANJUNTAK, MEI NATALIA and Yulyana, Nispi (2026) Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas 3 Hari dengan Masalah Asi Tidak Lancar di Klinik “MA” Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
COVER LTA.pdf

Download (969kB)
[img] Text
BAB I LTA.pdf

Download (667kB)
[img] Text
BAB II LTA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III LTA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV LTA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (980kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V LTA.pdf

Download (404kB)
[img] Text
LAMPIRAN LTA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LTA LENGKAP.pdf

Download (4MB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi. Salah satu kendala utama kegagalan pemberian ASI eksklusif pada masa nifas awal adalah produksi ASI yang kurang lancar. Pijat oksitosin merupakan salah satu upaya non-farmakologis pada sepanjang tulang belakang untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin guna memperlancar pengeluaran ASI serta memberikan rasa rileks pada ibu. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif (case study) dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Subjek penelitian adalah 1 orang ibu nifas primipara (Ny. N, 26 tahun, P1A0) hari ke-3 pascapersalinan dengan masalah ASI tidak lancar di Klinik "MA" Kota Bengkulu. Intervensi berupa pelaksanaan dan pengajaran pijat oksitosin dilakukan selama 5 hari (11–15 Maret 2026) dengan frekuensi 2 kali sehari berdurasi 5 menit. Pada pengkajian awal (hari ke-1), pengeluaran ASI masih sedikit dengan skor kelancaran ASI 3 (karena bayi sempat diberikan susu formula). Setelah dilakukan intervensi pijat oksitosin serta KIE nutrisi, cairan, dan teknik menyusui selama 5 hari, pengeluaran ASI meningkat secara bertahap. Pada hari ke-4 dan ke-5, pengeluaran ASI sudah lancar (skor kelancaran ASI 5), ASI merembes setelah menyusu, bayi tenang/tidak rewel, dan BAK > 6 kali/hari tanpa tambahan susu formula. Penerapan asuhan kebidanan dengan intervensi pijat oksitosin selama 5 hari efektif dalam mengatasi masalah ASI tidak lancar pada ibu nifas. Tenaga kesehatan diharapkan dapat terus mengedukasi dan melatih keluarga pasien dalam melakukan pijat oksitosin guna mendukung keberhasilan ASI eksklusif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Kebidanan, Ibu Nifas, ASI Tidak Lancar, Pijat Oksitosin.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com
Date Deposited: 12 Aug 2026 07:16
Last Modified: 12 Aug 2026 07:16
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4256

Actions (login required)

View Item View Item