PUSPA, ANGGRAINI DELA and Mardiani, Mardiani and Wijaya, Andra (2026) Pengaruh Kombinasi Terapi Snoezelen Dan Terapi Bermain Puzzle Terhadap Peningkatan Multisensori Pada Anak Tunagrahita Di Slb N 01 Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Bengkulu.
|
Text
halaman depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (676kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (659kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (951kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (571kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 7.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
done SKRIPSI ADP KEMENKES_BISMILLAH_S.Tr_2026 (2) (2).pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Salah satu permasalahan yang sering dialami adalah gangguan pemrosesan dan integrasi multisensori yang meliputi aspek visual, auditori, taktil, dan proprioseptif. Kondisi ini menyebabkan anak mengalami kesulitan berkonsentrasi, merespons stimulus lingkungan, serta melakukan aktivitas adaptif sehari-hari. Kombinasi terapi Snoezelen dan terapi bermain puzzle merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat memberikan stimulasi multisensori secara terstruktur sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan multisensori pada anak tunagrahita. Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi terapi Snoezelen dan terapi bermain puzzle terhadap peningkatan multisensori pada anak tunagrahita di SLB N 01 Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 37 anak tunagrahita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kemampuan multisensori menggunakan instrumen Sensory Processing Measure-Second Edition (SPM-2). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat peningkatan kemampuan multisensori setelah diberikan kombinasi terapi Snoezelen dan terapi bermain puzzle. Domain visual memperoleh nilai Z = -3,555 (p = 0,000), domain auditori Z = -5,394 (p = 0,000), domain taktil Z = -5,401 (p = 0,000), dan domain proprioseptif Z = -5,448 (p = 0,000). Seluruh hasil menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan multisensori sebelum dan sesudah intervensi. Kombinasi terapi Snoezelen dan terapi bermain puzzle berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan multisensori pada anak tunagrahita di SLB N 01 Kota Bengkulu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak Berkebutuhan Khusus. Multisensori, Tunagrahita, Terapi Snoezelen, Terapi Bermain Puzzle |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D4 Keperawatan dan Profesi Ners |
| Depositing User: | Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 07:11 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 07:11 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4307 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
