KAMILAH, ANNISA NASYWA and Septiyanti, Septiyanti and Nafratilova, Mercy (2026) Pengaruh Terapi Kombinasi Foot Hydrotherapy dan Stretching Static terhadap Penurunan Nyeri Sendi Lansia dengan Penyakit Gout Arthritis di Wilayah Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB I.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (461kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (150kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB VII.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (546kB) |
|
|
Text
HALAMAN DEPAN. pdf (1).pdf Download (598kB) |
|
|
Text
Skripsi pdf Annisa Nasywa Kamilah baru(2).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Gout arthritis merupakan penyakit inflamasi sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat yang sering terjadi pada lansia dan menimbulkan nyeri sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti foot hydrotherapy dan stretching static dapat menjadi alternatif untuk mengurangi nyeri sendi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi kombinasi foot hydrotherapy dan stretching static terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (20 orang) dan kelompok kontrol (20 orang) menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum intervensi pada kelompok intervensi sebesar 5,90 dan kelompok kontrol 6,15. Setelah perlakuan, rata-rata skala nyeri kelompok intervensi menurun menjadi 2,15, sedangkan kelompok kontrol menjadi 2,90. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi foot hydrotherapy dan stretching static terhadap penurunan nyeri pada lansia dengan gout arthritis. Kesimpulan terapi kombinasi foot hydrotherapy dan stretching static efektif dalam menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita gout arthritis. Disarankan terapi ini dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis di pelayanan kesehatan maupun secara mandiri oleh lansia penderita nyeri sendi dengan penyakit gout arthritis di wilayah Nusa Indah Kota Bengkulu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Foot hydrotherapy; gout arthritis; nyeri sendi lansia; stretching static |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D4 Keperawatan dan Profesi Ners |
| Depositing User: | Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:41 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:41 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
