ARISTA, WINDI and Wahyuni, Elly and Rina, Rina (2026) Gambaran Dismenore dan Aktivitas Belajar pada Remaja Putri di SMPN 05 Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB I.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (173kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (30kB) |
|
|
Text
Halaman Belakang.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Halaman Depan (4).pdf Download (970kB) |
|
|
Text
SEKRIPSI WINDY ARISTA (1).pdf Download (4MB) |
Abstract
Dismenore merupakan nyeri yang terjadi selama menstruasi akibat peningkatan produksi prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan. Prevalensi dismenore pada wanita usia reproduksi di dunia berkisar antara 50–90%, sedangkan di Indonesia angka kejadian dismenore mencapai 64,25%, yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Dismenore dapat menimbulkan berbagai keluhan fisik dan psikologis yang berdampak pada aktivitas belajar remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dismenore terhadap aktivitas belajar pada remaja putri di SMPN 05 Kota Bengkulu Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang telah mengalami menstruasi di SMPN 05 Kota Bengkulu sebanyak 197 siswi. Sampel penelitian berjumlah 43 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat nyeri dismenore dengan skala Numerical Rating Scale (NRS) dan kuesioner aktivitas belajar. Analisis data dilakukan secara univariat yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami dismenore berat sebanyak 23 responden (53,5%), responden yang mengalami dismenore sedang sebanyak 10 responden (23,3%) dan dismenore ringan sebanyak 10 reponden (23,3). Gambaran aktivitas belajar menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami aktivitas belajar terganggu sebanyak 25 responden (58,1%), sedangkan responden dengan aktivitas belajar tidak terganggu sebanyak 18 responden (41,1%). Saran peneliti diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan memberikan perhatian kepada siswi yang mengalami dismenore sehingga keluhan yang dirasakan dapat ditangani dengan baik dan aktivitas belajar tetap optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dismenore, Aktivitas Belajar, Remaja Putri |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan dan Profesi Bidan |
| Depositing User: | KEBIDANAN KEBIDANAN |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 08:43 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 08:43 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4758 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
