Gambaran Kristal Urin Oksalat pada Petani Mengonsumsi Petai dan Jengkol Di Wilayah Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026

PRATAMA, RIZE DIMAS and Sahidan, Sahidan (2026) Gambaran Kristal Urin Oksalat pada Petani Mengonsumsi Petai dan Jengkol Di Wilayah Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_Halaman Depan (1-16).pdf

Download (836kB)
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_bab 1.pdf

Download (290kB)
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_Bab 2.pdf

Download (292kB)
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (392kB) | Request a copy
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_BAB IV (39-43).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB) | Request a copy
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_bab 5.pdf

Download (221kB)
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_halaman belakang.pdf

Download (2MB)
[img] Text
KTI_RIZE_DIMAS_full teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Kristal urin oksalat merupakan salah satu indikator awal gangguan metabolisme dan risiko pembentukan batu saluran kemih yang dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan tinggi oksalat, status hidrasi, dan kondisi metabolik tubuh. Petai dan jengkol merupakan bahan pangan lokal yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia serta diketahui mengandung oksalat yang berpotensi meningkatkan pembentukan kristal oksalat dalam urin. Petani sebagai kelompok pekerja yang rentan mengalami dehidrasi akibat aktivitas lapangan memiliki risiko lebih tinggi mengalami supersaturasi urin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kristal urin oksalat pada petani yang mengonsumsi petai dan jengkol di wilayah Sawah Lebar Kota Bengkulu. Tujuan penelitian:Mengetahui gambaran kristal urin oksalat pada petani pengonsumsi petai dan jengkol, mengetahui rata-rata usia responden, serta distribusi frekuensi jenis kelamin responden. Metode:Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 35 orang petani pengonsumsi petai dan jengkol di wilayah Sawah Lebar Kota Bengkulu yang diambil menggunakan teknik total sampling. Sampel urin pagi dikumpulkan dengan metode midstream, kemudian dilakukan pemeriksaan sedimen urin menggunakan sentrifugasi dan pengamatan mikroskopis untuk identifikasi kristal oksalat Hasil:Hasil pada penelitian ini menunjukkan dari 35 sampel urin yang diperiksa, sebanyak 1 sampel (2,8%) positif ditemukan kristal oksalat dan 34 sampel (97,2%) negatif. Rata-rata usia responden adalah 50,4 tahun, dengan usia termuda 28 tahun dan tertua 77 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang (74%) dan perempuan sebanyak 9 orang (26%). Kesimpulan:penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian kristal urin oksalat pada petani pengonsumsi petai dan jengkol di wilayah Sawah Lebar Kota Bengkulu tergolong rendah, yaitu hanya ditemukan pada sebagian kecil responden sebesar 2,8%

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kristal urin oksalat, petani, petai, jengkol, sedimen urin
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 07 Sep 2026 04:18
Last Modified: 07 Sep 2026 04:18
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4751

Actions (login required)

View Item View Item