PUTRA, MUHAMAD AKBAR DYLAN and Farizal, Jon (2026) Gambaran Variasi Konsentrasi Metanol terhadap Kualitas Pewarnaan Giemsa pada Eksfoliatif Oral. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
Halaman Depan.pdf Download (562kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (301kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
Halaman Belakang.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
KTI FULL TEXT.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pewarnaan Giemsa merupakan salah satu metode pewarnaan yang sering digunakan pada pemeriksaan sitologi eksfoliatif oral untuk melihat morfologi sel, terutama inti dan sitoplasma. Kualitas hasil pewarnaan sangat dipengaruhi oleh proses fiksasi, salah satunya penggunaan metanol sebagai bahan fiksatif. Variasi konsentrasi metanol dapat memengaruhi kualitas pewarnaan karena berhubungan dengan proses dehidrasi dan denaturasi protein sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil fiksasi variasi konsentrasi metanol 80%, 90%, dan 100% terhadap kualitas pewarnaan Giemsa pada sediaan eksfoliatif oral. Metode Penelitian: Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif exsperimental. Sampel penelitian berupa 30 sediaan swab mukosa oral yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, yaitu fiksasi menggunakan metanol 80%, 90%, dan 100%. Penilaian kualitas preparat dilakukan berdasarkan kontras inti-sitoplasma, kebersihan latar belakang, dan keseragaman warna menggunakan mikroskop dengan perbesaran 100x. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa fiksasi menggunakan metanol 100% memberikan hasil terbaik dengan 10 preparat (100%) berkategori baik. Pada metanol 90% diperoleh 8 preparat (80%) berkategori baik dan 2 preparat (20%) berkategori tidak baik. Sementara itu, pada metanol 80% hanya 2 preparat (20%) berkategori baik dan 8 preparat (80%) berkategori tidak baik. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi metanol yang digunakan, maka kualitas pewarnaan Giemsa pada sediaan eksfoliatif oral cenderung semakin baik. Konsentrasi metanol 100% merupakan konsentrasi terbaik dalam menghasilkan kualitas pewarnaan yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Metanol, Pewarnaan Giemsa, Sitologi Eksfoliatif Oral, Fiksasi, Mukosa Oral. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | ANALIS KESEHATAN |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 08:32 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 08:32 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
