Gambaran Protein Urin pada Penderita Thalasemia di RSUD M. YUNUS Kota Bengkulu

FEBRIANI, MUTIARA DWI and Farizal, Jon (2026) Gambaran Protein Urin pada Penderita Thalasemia di RSUD M. YUNUS Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (541kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (156kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (173kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (208kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (78kB)
[img] Text
HALAMAN BELAKANG.pdf

Download (3MB)
[img] Text
KTI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Thalasemia merupakan penyakit genetik akibat gangguan pembentukan hemoglobin yang menyebabkan penderita mengalami anemia dan memerlukan transfusi darah rutin. Transfusi darah yang dilakukan secara berulang dapat menyebabkan penumpukan zat besi dalam tubuh yang berisiko menimbulkan gangguan fungsi ginjal, salah satunya ditandai dengan adanya protein dalam urin. Oleh karena itu, pemeriksaan protein urin penting dilakukan sebagai deteksi dini gangguan ginjal pada penderita thalasemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran protein urin pada penderita thalasemia di RSUD M. Yunus. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan variabel tunggal yaitu gambaran protein urin pada penderita thalasemia. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pemeriksaan protein urin dilakukan menggunakan metode asam asetat 6%. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 58,6%, sebagian besar berada pada kategori usia anak-anak sebanyak 61,29%, dan hampir seluruh responden menjalani transfusi darah rutin setiap 1 bulan sebanyak 96,77%. Hasil pemeriksaan protein urin menunjukkan sebagian besar responden memiliki hasil negatif (-) sebanyak 87,1%, sedangkan positif 1 (+1) sebanyak 12,9%. Kesimpulan dan Saran: Mayoritas penderita thalasemia di RSUD M. Yunus Kota Bengkulu tidak mengalami proteinuria berdasarkan hasil pemeriksaan protein urin. Penderita thalasemia diharapkan melakukan pemeriksaan fungsi ginjal dan protein urin secara rutin untuk mendeteksi komplikasi lebih dini. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan jumlah sampel dan variabel yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Thalasemia, Protein Urin, Transfusi Darah, Proteinuria 26 Daftar Pustaka : 2020-2026
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 31 Aug 2026 01:19
Last Modified: 31 Aug 2026 01:20
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4534

Actions (login required)

View Item View Item