FADILAH, NURUL and Annisa, Rahma (2026) Penerapan Kompres Tepid Sponge Water Untuk Menurunkan Hipertermia Pada Anak Pra Sekolah Dengan Demam Typhoid Di RSUD Dr. M.Yunus Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1 new.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
BAB 2 new.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
BAB 3 new.pdf Restricted to Repository staff only Download (225kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4 new.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5 new.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
LEMBAR DEPAN neww.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
KTI NURUL FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Demam typhoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan pada anak usia prasekolah. Manifestasi utama penyakit ini adalah hipertermia yang dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan suhu tubuh adalah kompres tepid sponge water, yaitu pemberian kompres hangat disertai pengusapan pada permukaan tubuh sehingga mempercepat pelepasan panas melalui mekanisme vasodilatasi dan evaporasi. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui gambaran penerapan kompres tepid sponge water untuk menurunkan hipertermia pada anak usia prasekolah dengan demam typhoid di RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua anak usia prasekolah yang mengalami demam typhoid dengan masalah keperawatan hipertermia. Pengukuran suhu tubuh dilakukan menggunakan termometer digital sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa kompres tepid sponge water diberikan selama 40 menit, tiga kali sehari selama tiga hari berturut-turut sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Penerapan kompres tepid sponge water menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh pada kedua partisipan secara bertahap hingga mencapai suhu normal setelah tiga hari intervensi. Tindakan ini dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah dilakukan, serta dapat digunakan sebagai terapi pendamping dalam penatalaksanaan hipertermia pada anak usia prasekolah dengan demam typhoid.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | demam typhoid, hipertermia, kompres tepid sponge water, anak prasekolah. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | KEPERAWATA KEPERAWATAN |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:57 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
