DWITAMA, PRAJA TARUNA KURNIA and Mahyuddin, Meriwati and Yunita, Yunita,SKM.,M.Gizi (2026) Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Gula dan Tinggi Lemak Dengan Imt/U Pada Remaja di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB I.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (219kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
HALAMAN DEPAN (1).pdf Download (441kB) |
|
|
Text
SKRIPSI PRAJA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan gizi akibat perubahan pola makan dan gaya hidup. Konsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak yang semakin meningkat dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi dan berkontribusi terhadap terjadinya gizi lebih. Berdasarkan data kesehatan, prevalensi overweight dan obesitas pada remaja terus mengalami peningkatan sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan tinggi gula dan makanan tinggi lemak dengan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) pada remaja di MAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 86 remaja yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data konsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan yang selanjutnya dihitung nilai IMT/U berdasarkan standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji hubungan menggunakan korelasi Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil dan Pembahasan: Sebagian besar remaja berstatus gizi normal (73,3%), gemuk (16,3%), obesitas (4,7%), kurus (4,7%), sangat kurus (1,2%). Rata-rata skor konsumsi makanan tinggi gula adalah 57,85 dengan standar deviasi 25,82, sedangkan rata-rata skor konsumsi makanan tinggi lemak adalah 75,00 dengan standar deviasi 36,72. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi gula dengan IMT/U (r=0,330; p=0,002) serta terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi lemak dengan IMT/U (r=0,457; p=0,000). Hubungan konsumsi makanan tinggi lemak dengan IMT/U memiliki kekuatan hubungan yang lebih besar dibandingkan konsumsi makanan tinggi gula. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak cenderung diikuti oleh peningkatan nilai IMT/U pada remaja. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan tinggi gula dan makanan tinggi lemak dengan IMT/U pada remaja di MAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026. Konsumsi makanan tinggi lemak memiliki hubungan yang lebih kuat dibandingkan konsumsi makanan tinggi gula. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi gizi dan penerapan pola makan seimbang untuk mencegah terjadinya gizi lebih pada remaja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | makanan tinggi gula, makanan tinggi lemak, IMT/U, status gizi, remaja. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D4 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 01:54 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 01:54 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
