JULIANCI, TEZA MONIKA and Mahyuddin, Meriwati and Yulianti, Risda (2026) Hubungan Perilaku Konsumsi Fast Food dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Remaja di SMA IT Iqra Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
halaman depan.pdf Download (624kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (574kB) |
|
|
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (535kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
halaman belakang.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
skripsi fix cetak... (2) salinan.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Obesitas pada remaja menjadi masalah kesehatan global yang meningkat pesat, termasuk di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi, yang dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan tinggi kalori seperti Fast Food dan rendahnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku konsumsi Fast Food dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA IT IQRA Sawah Lebar Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 100 siswa kelas 10 yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data perilaku konsumsi Fast Food dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), data aktivitas fisik menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), dan kejadian obesitas diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) dengan z-score. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebgian besar 54,0% responden memiliki perilaku konsumsi Fast Food dengan kategori sering, hampir setangahnya 26,0% memiliki aktivitas fisik rendah dan hampir setengahnya 28,0% responden mengalami obesitas. Jenis Fast Food yang paling sering dikonsumsi adalah Fried chicken (mean skor 10,40), gorengan (9,70), dan mie instan (9,40). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku konsumsi Fast Food dengan kejadian obesitas (p = 0,000) dan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas (p = 0,012). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku konsumsi Fast Food dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA IT IQRA Sawah Lebar Kota Bengkulu. Remaja yang sering mengonsumsi Fast Food dan kurang aktif secara fisik memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Kata Kunci: Obesitas Remaja, Perilaku Konsumsi Fast Food, Aktivitas Fisik, Kejadian Obesitas, SMA
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Obesitas Remaja, Perilaku Konsumsi Fast Food, Aktivitas Fisik, Kejadian Obesitas, SMA |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D4 Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:24 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:24 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
