Pengaruh Intradialytic Exercise terhadap Fatigue dan Tekanan Darah pada Pasien Hemodialisa di RSUD M. Yunus Kota Bengkulu Tahun 2026 TAHUN 2026

RISKY, RHEYZAHRA MEY and Mardiani, Mardiani and Annuril, Kheli Fitria (2026) Pengaruh Intradialytic Exercise terhadap Fatigue dan Tekanan Darah pada Pasien Hemodialisa di RSUD M. Yunus Kota Bengkulu Tahun 2026 TAHUN 2026. Diploma thesis, Politeknik kesehatan bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN (1) (1).pdf

Download (744kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (433kB)
[img] Text
BAB II (1).pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (440kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (476kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (435kB) | Request a copy
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (443kB) | Request a copy
[img] Text
BAB VII.pdf

Download (308kB)
[img] Text
HALAMAN BELAKANG (1).pdf

Download (2MB)
[img] Text
Rheyzahra Mey Risky skripsi cetak fiks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan sering memerlukan terapi hemodialisis. Pasien yang menjalani hemodialisis sering mengalami kelelahan (fatigue) dan tekanan darah yang tidak stabil, yang dapat menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Intradialytic Exercise (IDE) merupakan intervensi nonfarmakologis yang dilakukan selama proses hemodialisis dan berpotensi meningkatkanfungsi fisik, mengurangi kelelahan, serta menstabilkan tekanan darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh Intradialytic Exercise terhadap tingkat fatigue dan tekanan darah pada pasien yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisis RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 37 pasien hemodialisis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat fatigue diukur menggunakan kuesioner FACIT-Fatigue Scale, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata skor fatigue meningkat dari 32,35 sebelum intervensi menjadi 45,59 setelah intervensi, yang menunjukkan adanya perbaikan kondisi kelelahan. Rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 145,11 mmHg menjadi 133,19 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik menurun dari 82,30 mmHg menjadi 75,24 mmHg setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa Intradialytic Exercise berpengaruh signifikan terhadap tingkat fatigue (p=0,000), tekanan darah sistolik (p=0,000), dan tekanan darah diastolik (p=0,000).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Ginjal Kronik, Hemodialisis, Intradialytic Exercise, Fatigue, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D4 Keperawatan dan Profesi Ners
Depositing User: Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com
Date Deposited: 13 Aug 2026 03:05
Last Modified: 13 Aug 2026 03:05
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4275

Actions (login required)

View Item View Item