Asuhan Keperawatan Terapi Rileksasi pada Pasien Post SC dengan Gangguan Rasa Nyaman di Ruang Muzdalifah Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2026

PUSTIKA, DWI DINDA and Annuril, Fitria Khelli (2026) Asuhan Keperawatan Terapi Rileksasi pada Pasien Post SC dengan Gangguan Rasa Nyaman di Ruang Muzdalifah Rumah Sakit Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekks Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
bab 1.pdf

Download (312kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (710kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (193kB)
[img] Text
bab 4.pdf

Download (716kB)
[img] Text
bab 5.pdf

Download (326kB)
[img] Text
bab 6.pdf

Download (285kB)
[img] Text
hal depan lengkap.pdf

Download (1MB)
[img] Text
kian dinddaaaa watermark (1).pdf

Download (3MB)
[img] Text
hal belakang lengkap.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan untuk membantu proses persalinan yang dapat menimbulkan masalah pascaoperasi, salah satunya gangguan rasa nyaman akibat nyeri pada luka insisi. Penatalaksanaan gangguan rasa nyaman dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi relaksasi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan terapi relaksasi pada pasien post SC dengan gangguan rasa nyaman di Ruang Muzdalifah Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini terdiri dari dua pasien post SC, yaitu Ny. D dan Ny. H dengan diagnosis keperawatan gangguan rasa nyaman berhubungan dengan agen pencedera fisik. Intervensi keperawatan berfokus pada perawatan kenyamanan yang dikombinasikan dengan evidence based nursing berupa teknik relaksasi napas dalam, aromaterapi lemon, dan terapi musik klasik serta kolaborasi pemberian analgesik. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri pada kedua pasien. Pada Ny. D, skala nyeri menurun dari skala 7 menjadi skala 2, sedangkan pada Ny. H menurun dari skala 6 menjadi skala 3. Selain itu, kedua pasien tampak lebih rileks, meringis dan perilaku protektif berkurang, serta frekuensi nadi membaik. Terapi musik klasik merupakan intervensi yang dinilai paling efektif dari ketiga evidence based nursing yang diterapkan. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan perawatan kenyamanan yang dikombinasikan dengan terapi relaksasi napas dalam, aromaterapi lemon, terapi musik klasik, dan kolaborasi analgesik efektif dalam membantu menurunkan tingkat nyeri dan meningkatkan rasa nyaman pada pasien post SC.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sectio Caesarea, gangguan rasa nyaman, terapi relaksasi, nyeri, asuhan keperawatan.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D4 Keperawatan dan Profesi Ners
Depositing User: KEPERAWATA KEPERAWATAN
Date Deposited: 14 Sep 2026 04:19
Last Modified: 14 Sep 2026 04:19
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/5459

Actions (login required)

View Item View Item