Asuhan Keperawatan Teknik Latihan Penguatan Otot terhadap Lansia Pasca Stroke dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu

HUDA, MIFTAHUL and Riyadi, Agung (2026) Asuhan Keperawatan Teknik Latihan Penguatan Otot terhadap Lansia Pasca Stroke dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPANN.pdf

Download (835kB)
[img] Text
BAB 1 (2).pdf

Download (342kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (473kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (490kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (362kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 6.pdf

Download (214kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (592kB)
[img] Text
KIAN MIFTAHUL NO REVISI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit neurologis yang dapat menyebabkan kelemahan otot dan keterbatasan mobilitas fisik, terutama pada lansia. Gangguan mobilitas fisik dapat menyebabkan keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan ketergantungan terhadap orang lain. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk mengatasi masalah tersebut adalah teknik latihan penguatan otot. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan teknik latihan penguatan otot pada lansia pasca stroke dengan gangguan mobilitas fisik di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus terdiri dari dua orang lansia pasca stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik dan kelemahan otot dengan kekuatan otot awal 3/5. Implementasi dilakukan selama 6 hari dengan teknik latihan penguatan otot yang dipadukan dengan Evidence Based Nursing berupa terapi Range of Motion (ROM), terapi genggam bola karet, dan terapi tali-temali. Evaluasi dilakukan secara bertahap setiap hari dengan pengukuran kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) dan penilaian mobilitas fisik. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa kedua klien mengalami peningkatan kekuatan otot dari skala 3/5 menjadi 4/5. Peningkatan juga terlihat pada kemampuan melakukan gerakan ekstremitas, koordinasi gerak, kemandirian dalam melakukan latihan, serta kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Pada akhir intervensi, tingkat mobilitas fisik kedua klien mencapai level 5 atau meningkat. Kesimpulan studi kasus menunjukkan bahwa penerapan teknik latihan penguatan otot yang dipadukan dengan terapi ROM, genggam bola karet, dan tali-temali dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas fisik pada lansia pasca stroke dengan gangguan mobilitas fisik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Gambaran asuhan keperawatan teknik latihan penguatan otot pada lansia pasca stroke dengan gangguan mobilitas fisik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D4 Keperawatan dan Profesi Ners
Depositing User: KEPERAWATA KEPERAWATAN
Date Deposited: 14 Sep 2026 08:30
Last Modified: 14 Sep 2026 08:30
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/5419

Actions (login required)

View Item View Item