MAHARANI, FRISCA and Riyadi, Agung (2026) Penerapan Diabetes Self Management Education (Dsme) terhadap Kemandirian Keluarga Merawat Pasien dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES BENGKULU.
|
Text
cover-daftar.pdf Download (595kB) |
|
|
Text
BAB 1 FRISCA.pdf Download (598kB) |
|
|
Text
BAB 2 FRISCA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3 FRISCA.pdf Restricted to Registered users only Download (624kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4 FRISCA.pdf Restricted to Registered users only Download (965kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5 FRISCA.pdf Download (568kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG FRISCA.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
full.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
International Diabetes Federation (IDF) menyatakan dari data 10 negara dengan populasi diabetes terbesar di dunia, dimana sebagiannya berada di kawasan Asia, yaitu China dengan prevalensi 12%, India dengan prevalensi 8,3%, Jepang dengan prevalensi 7,7%, Bangladesh dengan prevalensi 6,8% dan Indonesia dengan prevalensi 2,6% (International Diabetes Federation, 2021). Pada tahun 2021, prevalensi penderita DM mencapai 536,6 juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia, diabetes adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi dengan di Indonesia pada tahun 2024 yaitu sebanyak 26,7 juta orang menderita Diabetes Melitus. Berdasarkan Laporan jumlah penderita DM di Provinsi Bengkulu pada tahun 2023 berdasarkan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu tercatat 3.746 orang penderita DM dan berdasarkan dinas kesehatan kota bengkulu di dapatkan 3.334 kasus yang terdiagnosis Diabetes Melitus (Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, 2023). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Penerapan Diabetes Self Management Educations (DSME) Terhadap Kemandirian Keluarga Merawat Pasien Dengan Diabetes Melitus. Responden berjumlah 2 partisipan yang di berikan intervensi Diabetes Self Management Educations (DSME). Pada partisipan pertama, Gambaran Tingkat kemandirian keluarga sebelum dilakukan penerapan DSME berada pada Skor 40 yaitu kemandirian keluarga (kurang) Dan sesudah dilakukan penerapan DSME berada pada Skor 74 yaitu kemandirian keluarga (baik). Pada partisipan kedua sebelum dilakukan intervensi berada pada skor 37 yaitu kemandirian keluarga (kurang). Dan sesudah dilakukan intervensi DSME berada pada Skor 72 yaitu kemandirian keluarga (baik). Dengan demikian, pemberian intervensi Diabetes Self Management Educations (DSME) dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kemandirian keluarga dan direkomendasikan sebagai terapi keperawatan non farmakologis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Tingkat Kemandirian Keluarga, Diabetes Melitus, Diabetes Self Management Educations (DSME) |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | KEPERAWATA KEPERAWATAN |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 04:56 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 04:56 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/5106 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
