NOVITA, DELA and Mariati, Mariat and Yorita, Epti (2026) Hubungan Status Gizi,Usia dan Paritas dengan Kejadian Anemia Defisiensi Fe Pada Ibu Hamil di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN DELA NOVITA.pdf Download (651kB) |
|
|
Text
BAB I DELA NOVITA.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
BAB II DELA NOVITA.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
BAB III DELA NOVITA.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV DELA NOVITA.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V DELA NOVITA.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
daftar pustaka dan lampiran DELA NOVITA.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
SKRIPSI DELA NOVITA.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Angka kejadian anemia pada ibu hamil mencatatkan prevalensi global sebesar 37% serta menyumbang 40% kematian ibu di negara berkembang. Di Indonesia, angka anemia ibu hamil mencapai 27,7%, sebesar 28,1% di Provinsi Bengkulu dan 20,9% di Kota Bengkulu. Anemia defisiensi besi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berisiko tinggi menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin. Faktor maternal seperti status gizi, usia reproduksi, dan paritas secara klinis dianggap memiliki keterkaitan erat dengan fluktuasi kadar hemoglobin selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi, usia ibu, dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2026. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 83 responden ibu hamil TM III. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji univariat, uji bivariat (Chi-Square), dan uji multivariat (Regresi Logistik Biner). Hasil analisis menunjukkan prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 39,8%. Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia (47,0%) berusia berisiko, (54,2%) berkategori multipara & grandemultipara, dan (32,5%) mengalami gizi kurang (KEK). Hasil uji bivariat membuktikan adanya hubungan signifikan dengan anemia, meliputi variabel usia (p=0,014; OR=3,111), paritas (p=0,001; OR=4,688), dan status gizi (p=0,008; OR=3,993). Analisis multivariat menegaskan bahwa paritas merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan anemia (p=0,002; Exp(B)=4,784; 95% CI: 1,747-13,101). Ibu hamil berstatus paritas berisiko 4,7 kali lebih tinggi mengalami anemia setelah dikontrol variabel usia dan status gizi. Status gizi, usia, dan paritas memiliki hubungan bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Paritas diidentifikasi sebagai faktor determinan paling dominan. Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi gizi dan intervensi dini bagi ibu hamil berisiko tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Ibu Hamil, Status Gizi, Usia, Paritas. Daftar Pustaka : 2018–2025 |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan dan Profesi Bidan |
| Depositing User: | KEBIDANAN KEBIDANAN |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:28 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:28 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4703 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
