Gambaran Pewarnaan Papanicolaou pada Apusan Efusi Pleura dengan Fiksatif Alkohol 96% dan Eter-Alkohol

ARUM, WEENDA SUKESI and Jon, Farizal (2026) Gambaran Pewarnaan Papanicolaou pada Apusan Efusi Pleura dengan Fiksatif Alkohol 96% dan Eter-Alkohol. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
BAGIAN DEPAN KTI ARUM REVISI.pdf

Download (731kB)
[img] Text
BAB 1 (1).pdf

Download (297kB)
[img] Text
BAB 2 (1).pdf

Download (421kB)
[img] Text
BAB 3 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 (1).pdf

Download (143kB)
[img] Text
BAGIAN BELAKANG (1).pdf

Download (1MB)
[img] Text
KTI ARUM WEENDA SUKESI full teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan : Pewarnaan Papanicolaou merupakan salah satu metode pewarnaan sitologi yang digunakan untuk menilai morfologi inti dan sitoplasma sel pada apusan efusi pleura. Keberhasilan pewarnaan sangat dipengaruhi oleh proses fiksasi. Fiksatif alkohol 96% telah lama digunakan sebagai standar dalam pemeriksaan sitologi, namun penggunaan eter-alkohol diketahui mampu memberikan hasil pewarnaan yang lebih optimal karena dapat mempertahankan detail sel dengan lebih baik. Pnelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pewarnaan papanicolaou pada apusan efusi pleura menggunakan fiksatif alkohol 96% dan eter-alkohol. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berupa apusan efusi pleura yang difiksasi menggunakan alkohol 96% dan eter-alkohol, kemudian dilakukan pewarnaan Papanicolaou. Penilaian kualitas sediaan dilakukan berdasarkan ketajaman inti, homogenitas sitoplasma, dan kebersihan latar belakang sediaan. Hasil : Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan fiksatif alkohol 96% diperoleh 9 sediaan (90%) dengan kategori baik dan 1 sediaan (10%) dengan kategori tidak baik. Sedangkan pada penggunaan fiksatif eter-alkohol seluruh sediaan (100%) termasuk kategori baik tanpa ditemukan hasil tidak baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua jenis fiksatif mampu menghasilkan kualitas pewarnaan yang baik, namun eter-alkohol memberikan hasil yang lebih konsisten dibandingkan alkohol 96%. Kesimpulan : Fiksatif alkohol 96% dan Eter- Alkohol memberikan gambaran fiksasi dapat disimpulkan bahwa kedua jenis fiksatif mampu menghasilkan kualitas pewarnaan yang sama baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Papanicolaou, efusi pleura, alkohol 96%, eter-alkohol, fiksatif, sitologi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 07 Sep 2026 04:38
Last Modified: 07 Sep 2026 04:38
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4660

Actions (login required)

View Item View Item