Penerapan Bridging Exercise Terhadap Resiko Jatuh Pada Pasien Pasca Stroke Di Poli Syaraf Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2026

SAID, DZAKY AFLAH and LESTARI, WIDIA (2026) Penerapan Bridging Exercise Terhadap Resiko Jatuh Pada Pasien Pasca Stroke Di Poli Syaraf Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
BAB 1.pdf

Download (475kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (718kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (476kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (450kB)
[img] Text
depan zaky.pdf

Download (705kB)
[img] Text
belakang zaky.pdf

Download (1MB)
[img] Text
kti zaky 11.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama gangguan neurologis yang dapat menyebabkan kelemahan otot, gangguan keseimbangan, dan peningkatan risiko jatuh pada pasien pasca stroke. Risiko jatuh yang tinggi dapat mengakibatkan cedera, kecacatan, penurunan kemampuan fungsional, serta menghambat proses rehabilitasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk meningkatkan keseimbangan dan menurunkan risiko jatuh adalah Bridging Exercise. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui gambaran penerapan Bridging Exercise terhadap risiko jatuh pada pasien pasca stroke di Poli Saraf RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2026. Metode: Studi kasus deskriptif dilakukan pada dua pasien pasca stroke yang mengalami risiko jatuh. Tingkat risiko jatuh diukur menggunakan instrumen Berg Balance Scale (BBS). Intervensi berupa Bridging Exercise diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi satu sesi per hari, 8 repetisi setiap sesi, dan durasi 30 menit. Hasil: Sebelum intervensi, skor BBS Tn. A sebesar 35 dan Tn. R sebesar 40 yang termasuk kategori risiko jatuh sedang. Setelah pemberian Bridging Exercise selama 5 hari, skor BBS Tn. A meningkat menjadi 41 dan Tn. R menjadi 52. Peningkatan skor tersebut menunjukkan perbaikan keseimbangan tubuh dan penurunan tingkat risiko jatuh pada kedua pasien. Kesimpulan: Penerapan Bridging Exercise dapat meningkatkan keseimbangan tubuh dan menurunkan risiko jatuh pada pasien pasca stroke. Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu terapi keperawatan nonfarmakologis dalam program rehabilitasi pasien pasca stroke.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: post-stroke, fall risk, balance, Bridging Exercise, Berg Balance Scale.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: KEPERAWATA KEPERAWATAN
Date Deposited: 09 Sep 2026 02:48
Last Modified: 09 Sep 2026 02:48
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4562

Actions (login required)

View Item View Item