AISYAH, SITI and Welkriana, Putri Widelia (2026) Identifikasi Bakteri Streptococcus Sp Pada Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pasien Rawat Jalan Pengidap Sinusitis Di Rsud Dr.M.Yunus Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB I.pdf Download (420kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (724kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (569kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (426kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
Halaman Belakang .pdf Download (4MB) |
|
|
Text
KTI FULL - NEW.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
HALAMAN DEPAN - NEW.pdf Download (748kB) |
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, terutama pada kelompok berisiko seperti penderita sinusitis. Bakteri merupakan penyebab utama infeksi saluran pernapasan bawah, dengan Streptococcus pneumoniae sebagai patogen yang paling umum ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Streptococcus pneumoniae pada pasien rawat jalan pengidap sinusitis dengan gejala ISPA di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu tahun 2026, serta mengetahui distribusi frekuensi bakteri tersebut berdasarkan rata-rata usia pasien. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 29 pasien yang diambil menggunakan teknik purposive sampling di Poli THT RSUD Dr. M. Yunus. Identifikasi bakteri dilakukan melalui tahap pra-analitik, analitik (penanaman pada media BHIB dan Blood Agar Plate), serta uji konfirmasi meliputi pewarnaan gram dan uji katalase di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Hasil: Total sampel swab hidung pasien ISPA pengidap sinusitis di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, sebanyak 6 pasien (20,69%) dinyatakan positif teridentifikasi bakteri Streptococcus pneumoniae, sedangkan sebagian besar pasien yaitu sebanyak 23 orang (79,31%) menunjukkan hasil negatif. Selain itu, karakteristik pasien berdasarkan usia menunjukkan bahwa rata-rata usia pasien yang melakukan rawat jalan dalam penelitian ini adalah 30,75 tahun. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemeriksaan, penelitian ini menyimpulkan ada hamper sebagian koloni Streptococcus pneumoniae pada pasien ISPA pengidap sinusitis di lokasi penelitian. Masyarakat diharapkan meningkatkan kebersihan saluran pernapasan sebagai upaya pencegahan, sementara bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan hasil ini sebagai referensi untuk studi identifikasi bakteri patogen lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | ANALIS KESEHATAN |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:47 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:47 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4475 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
