ANJELLIKA, PUTRI and Laksono, Heru (2026) Gambaran variasi ketebalan irisan blok parafin jaringan paru-paru mencit dengan menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
Halaman Depan.pdf Download (11MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (638kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (333kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
Halaman Belakang.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
KTI PUTRI ANJELLIKA SCAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (23MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pewarnaan Hematoksilin-Eosin (H&E) merupakan metode standar dalam pemeriksaan histologi untuk menampilkan struktur inti dan sitoplasma jaringan secara optimal. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas hasil pewarnaan adalah ketebalan irisan blok parafin. Ketidaksesuaian ketebalan dapat menyebabkan penurunan kualitas visualisasi morfologi jaringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pewarnaan H&E berdasarkan variasi ketebalan irisan blok parafin jaringan paru-paru mencit (Mus musculus) pada ketebalan 2 µm, 4 µm, dan 6 µm. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan sampel 10 ekor mencit putih dewasa sehat. Jaringan paru diproses menjadi blok parafin, kemudian dipotong menggunakan mikrotom dengan variasi ketebalan 2 µm, 4 µm, dan 6 µm sehingga diperoleh 30 preparat. Preparat diwarnai menggunakan metode H&E dan diamati secara mikroskopis berdasarkan kejelasan inti sel, kejelasan sitoplasma, serta kontras warna inti dan sitoplasma dengan sistem skoring. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan irisan 2 µm menghasilkan kualitas pewarnaan terbaik dengan seluruh preparat menunjukkan hasil baik pada seluruh parameter penilaian. Ketebalan 4 µm masih memberikan kualitas yang baik, sedangkan ketebalan 6 µm menunjukkan penurunan kualitas pewarnaan akibat peningkatan intensitas warna dan berkurangnya kejernihan struktur jaringan. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah ketebalan irisan blok parafin memengaruhi kualitas pewarnaan H&E, dengan ketebalan 2 µm memberikan hasil paling optimal dalam menampilkan struktur histologis jaringan paru mencit
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ketebalan irisan, blok parafin, Hematoksilin-Eosin, histologi, paru mencit |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | ANALIS KESEHATAN |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:42 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 04:42 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
