Gambaran Fiksatif Metanol dan Variasi Konsentrasi Alkohol Terhadap Hasil Pewarnaan Giemsa pada Sediaan Mukosa Oral

ANDANI, ATIKA HEMI and Farizal, Jon (2026) Gambaran Fiksatif Metanol dan Variasi Konsentrasi Alkohol Terhadap Hasil Pewarnaan Giemsa pada Sediaan Mukosa Oral. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
KTI TIKA TUK PERPUS HAL DEPAN.pdf

Download (608kB)
[img] Text
KTI TIKA CANTIK ASLI TUK PERPUS BAB 1.pdf

Download (460kB)
[img] Text
KTI TIKA CANTIK ASLI TUK PERPUS BAB 2.pdf

Download (585kB)
[img] Text
KTI TIKA CANTIK ASLI TUK PERPUS BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB) | Request a copy
[img] Text
KTI TIKA CANTIK ASLI TUK PERPUS BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text
KTI TIKA CANTIK ASLI TUK PERPUS BAB 5.pdf

Download (314kB)
[img] Text
KTI TIKA TUK PERPUS HAL BELAKANG.pdf

Download (4MB)
[img] Text
KTI TIKA TUK PERPUS FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Sitologi adalah ilmu yang berkaitan dengan bahasan anatomi dan morfologi sel secara mikroskopis yang dapat diperoleh dari cairan tubuh manusia, seperti mukosa, darah, urine, dan lainnya. Fiksasi merupakan tahap penting dalam pemeriksaan sitologi karena berfungsi mempertahankan morfologi sel agar tetap baik selama proses pewarnaan. Metanol sering digunakan sebagai fiksatif pada pewarnaan Giemsa, namun memiliki sifat toksik dan mudah menguap sehingga diperlukan alternatif fiksatif lain, salah satunya alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil fiksasi metanol dan variasi konsentrasi alkohol 80%, 90%, dan 96% pada sediaan mukosa oral dengan pewarnaan Giemsa. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang merupakan suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan karakteristik suatu objek maupun subjek penelitian. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan pewarnaan giemsa pada sediaan sitologi yang difiksasi menggunakan metanol, alkohol 80%, alkohol 90%, dan alkohol 96% selama 15 menit berada dalam kategori baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian pewarnaan dengan fiksasi metanol selama 15 menit didapat hasil seluruh sediaan baik, fiksasi alkohol 80% selama 15 menit didapat hasil seluruh sediaan baik, fiksasi alkohol 90% selama 15 menit didapat hasil seluruh sediaan baik, fiksasi alkohol 96% selama 15 menit didapat hasil seluruh sediaan baik. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta menjadi sumber referensi mengenai penggunaan bahan fiksasi pada pewarnaan Giemsa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Metanol, Alkohol, Fiksasi, Sitologi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:22
Last Modified: 24 Aug 2026 02:22
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4357

Actions (login required)

View Item View Item