Hubungan Peran Suami dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2026

AFRILIA, LALA and Baska, Dwie Yunita and Sholihat, Suci (2026) Hubungan Peran Suami dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
1. Halaman Depan - Lala Afrilia (1).pdf

Download (548kB)
[img] Text
2. BAB I - Lala Afrilia.pdf

Download (173kB)
[img] Text
3. BAB II - Lala Afrilia.pdf

Download (562kB)
[img] Text
4. BAB III - Lala Afrilia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB IV - Lala Afrilia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB V - Lala Afrilia.pdf

Download (95kB)
[img] Text
7. Halaman Belakang - Lala Afrilia (1).pdf

Download (6MB)
[img] Text
SKRIPSI LALA AFRILIA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan metode kontrasepsi jangka pendek (Non-MKJP). Salah satu faktor yang memengaruhi pemilihan alat kontrasepsi adalah peran suami. Keterlibatan suami meliputi, edukator, motivator dan fasilitator dapat memengaruhi keputusan PUS dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Bengkulu Tahun 2025, Puskesmas Anggut Atas merupakan salah satu puskesmas dengan capaian peserta KB aktif yang masih rendah yaitu 68,96%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran suami dengan pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode yang digunakan kuantitatif dengan desain analitik observasional pendekatan cross sectional. Sampel 106 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran suami kategori kurang yaitu 67 responden (63,2%) dan memilih alat kontrasepsi Non-MKJP sebanyak 77 responden (72,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran suami dengan pemilihan alat kontrasepsi pada PUS dengan nilai p = 0,004 (< 0,05). Nilai Odds Ratio (OR) = 3,542, yang berarti responden dengan peran suami kategori baik memiliki peluang 3,542 kali lebih besar untuk memilih metode kontrasepsi jangka panjang dibandingkan responden dengan peran suami kategori kurang. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara peran suami dengan pemilihan alat kontrasepsi pada PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2026. Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi dan konseling keluarga berencana yang melibatkan suami sehingga dapat meningkatkan penggunaan metode kontrasepsi yang lebih efektif, khususnya MKJP.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Peran Suami, Pemilihan Alat Kontrasepsi, Pasangan Usia Subur, Keluarga Berencana, MKJP/Non-MKJP.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan dan Profesi Bidan
Depositing User: KEBIDANAN KEBIDANAN
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:12
Last Modified: 07 Sep 2026 08:12
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4787

Actions (login required)

View Item View Item