Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada Balita Gizi Lebih di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026

NOVIANTARI, HERYUANTIN and Suryani, Desri (2026) Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada Balita Gizi Lebih di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
NEW BARU HALAMAN PERTAMA LTA_TARI (1).pdf

Download (883kB)
[img] Text
BAB I LTA_TARI (1).pdf

Download (383kB)
[img] Text
BAB II LTA_TARI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III LTA_TARI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (708kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV LTA_TARI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V LTA_TARI BARU.pdf

Download (554kB)
[img] Text
DAPUS LTA_TARI BARU.pdf

Download (4MB)
[img] Text
LAPORAN TUGAS AKHIR FINALL_TARI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Gizi lebih pada balita merupakan masalah gizi yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara asupan energi dan pengeluaran energi sehingga menyebabkan penumpukan lemak tubuh secara berlebihan. Data di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu menunjukkan masih terdapat kasus balita dengan status gizi lebih yang memerlukan penanganan melalui Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT). Tujuan: Melakukan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada balita dengan gizi lebih di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2026 yang meliputi pengkajian gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan rancangan studi kasus pada satu balita dengan gizi lebih. Asuhan gizi dilakukan selama lima hari melalui pengkajian data riwayat makan (food recall 24 jam dan FFQ), data antropometri, data fisik/klinis, dan riwayat klien. Selanjutnya dilakukan penegakan diagnosis gizi, pemberian intervensi berupa diet rendah kalori, edukasi gizi menggunakan leaflet, serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil pengkajian awal menunjukkan asupan energi sebesar 94% (kategori baik), protein 80% (Baik), lemak 67% (kurang), dan karbohidrat 102% (lebih). Status antropometri menunjukkan balita termasuk kategori gizi lebih dengan berat badan 17,55 kg, tinggi badan 96,2 cm, dan LILA 18 cm. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi masalah pada domain asupan, klinis, dan perilaku. Intervensi diberikan berupa diet rendah kalori disertai edukasi dan konseling gizi kepada ibu balita. sedangkan hasil recall awall energi pada intervensi hari pertama mengalami kenaikan yang meningkat yaitu 98% hari kedua 106% dan hari ketiga 116% pada hari ketiga tetap 109% asupan lemak mengaalami kenikan setiap harinya yaitu hari pertama 78% hari kedua 84% hari ketiga 106% dan karbohidrat mengalami kenaikan di hari ke 2 yaitu 100% menjadi 104% dan tetap 104% dihari ketiga. Hal ini menunjukan selama 7 hari intervensi asupan makanan rata rata berlebih dari total kebutuhan. Kesimpulan: Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada balita dengan gizi lebih telah dilaksanakan melalui tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, monitoring, dan evaluasi. Intervensi gizi mampu mempertahankan asupan energi dalam kategori baik dan memperbaiki asupan karbohidrat mendekati kebutuhan, namun belum menunjukkan perubahan antropometri dalam waktu lima hari. Kepatuhan diet dan dukungan keluarga masih perlu ditingkatkan untuk mencapai perbaikan status gizi yang optimal. Kata Kunci: Gizi Lebih, Balita, PAGT, Asuhan Gizi Terstandar, Diet Rendah Kalori.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Gizi Lebih, Balita, PAGT, Asuhan Gizi Terstandar, Diet Rendah Kalori.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D3 Gizi
Depositing User: GIZI GIZI
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:15
Last Modified: 04 Sep 2026 03:15
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4656

Actions (login required)

View Item View Item