RAHDAMADINA, EKA TIANA and Febriyanto, Tedy (2026) Gambaran Makroskopis Dan Mikroskopis Urine Masyarakat Desa Air Petai Kab.Seluma. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB I (20-25) Eka.pdf Download (373kB) |
|
|
Text
BAB II (26-42) Eka.pdf Download (697kB) |
|
|
Text
BAB III (43-53) Eka.pdf Restricted to Repository staff only Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV (54-63) Eka.pdf Restricted to Repository staff only Download (115kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V (64-65) Eka.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
Halaman belakang (66-109) Eka.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
Halaman Depan (1-19).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
KTI EKA FIKS CETAK.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Urinalisis merupakan pemeriksaan laboratorium yang dapat digunakan untuk menilai kondisi kesehatan seseorang serta mendeteksi gangguan pada ginjal dan saluran kemih melalui pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis urine. Kebiasaan menahan buang air kecil, jumlah konsumsi air, dan jenis air minum yang dikonsumsi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan urine. Tujuan: Diketahui gambaran makroskopis dan mikroskopis urine masyarakat Desa Air Petai Kabupaten Seluma. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 33 responden berusia 20–50 tahun yang memenuhi kriteria inklusidengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan dilakukan terhadap parameter makroskopis meliputi warna, bau, kejernihan, berat jenis, dan pH urine serta parameter mikroskopis meliputi eritrosit, leukosit, sel epitel, silinder, bakteri, dan kristal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki warna, bau, berat jenis, dan pH urine dalam kategori normal, sedangkan 27,2% responden memiliki kejernihan urine abnormal. Pada pemeriksaan mikroskopis ditemukan beberapa parameter yang melebihi jumlah normal (Abnormal), yaitu eritrosit 15,1% responden, leukosit 9% responden, sel epitel 3% responden. Sedangkan parameter yang seharusnya negative ternyata ditemukan positif yaitu bakteri 15,1% responden dan kristal kalsium oksalat 30,3% responden. Seluruh responden memiliki kebiasaan mengonsumsi air sumur yang direbus, sebagian besarnya(84,9%) mengonsumsi air ≤ 2 liter per hari, dan hanya sebagian kecil yang memiliki kebiasaan menahan air kecil 33.33%. Kesimpulan: Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Air Petai memiliki gambaran makroskopis dan mikroskopis urine dalam batas normal dan hanya sebagian kecil responden memiliki hasil pemeriksaan Makroskopis (kejernihan) dan Mikroskopis (eritrosit, leukosit, epitel, bakteri dan Kristal) abnormal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Urinalisis, makroskopis urine, mikroskopis urine, Masyarakat Desa Air Petai. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | ANALIS KESEHATAN |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 02:50 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4585 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
