Identifikasi Jamur Candida Sp Pada Sikat Gigi Yang Digunakan Oleh Santri Yang Tinggal di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Bengkulu Tahun 2025

SALSABILLAH, NASYWAH ACHDIA and Welkriana, Putri Widelia (2004) Identifikasi Jamur Candida Sp Pada Sikat Gigi Yang Digunakan Oleh Santri Yang Tinggal di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Bengkulu Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
KTI nasywah BAB 1.pdf

Download (288kB)
[img] Text
KTI Nasywah BAB 2.pdf

Download (578kB)
[img] Text
KTI Nasywah BAB 3 .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB) | Request a copy
[img] Text
KTI Nasywah BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB) | Request a copy
[img] Text
KTI Nasywah BAB 5.pdf

Download (243kB)
[img] Text
KTI Nasywah cover _removed.pdf

Download (667kB)
[img] Text
KTI Nasywah Penutup.pdf

Download (3MB)
[img] Text
KTI ACHA fiks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dari kesehatan umum. Sikat gigi berfungsi menjaga kebersihan rongga mulut, namun penggunaan berulang tanpa perawatan dapat memicu kontaminasi mikroorganisme termasuk Candida sp. yang bersifat oportunistik dan dapat menyebabkan kandidiasis oral. Kondisi lingkungan pondok pesantren dengan aktivitas komunal meningkatkan potensi penyebaran mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keberadaan jamur Candida sp. pada sikat gigi santri Pondok pesantren Al-Huda Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan 31 sampel sikat gigi yang diambil secara purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode swab, kemudian dikultur pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dan diinkubasi pada suhu 30–37°C selama 24–72 jam. Identifikasi dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis menggunakan Lactophenol Cotton Blue (LPCB). Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil: Seluruh sampel (100%) menunjukkan adanya kontaminasi Candida sp.. Spesies yang dominan adalah Candida albicans sebesar 94%, sedangkan Candida glabrata sebesar 6%. Temuan ini menunjukkan tingginya tingkat kontaminasi jamur pada sikat gigi yang digunakan dalam jangka waktu lebih dari satu bulan. Kesimpulan: Sikat gigi yang digunakan selama 1–3 bulan pada santri memiliki tingkat kontaminasi Candida sp. yang tinggi dan dapat berperan sebagai reservoir mikroorganisme penyebab infeksi rongga mulut. Saran: Disarankan agar sikat gigi diganti secara rutin setiap 1–3 bulan, menjaga kebersihan penyimpanan, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Candida sp., sikat gigi, kontaminasi jamur, santri, kesehatan mulut
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: ANALIS KESEHATAN
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:37
Last Modified: 28 Aug 2026 08:37
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4483

Actions (login required)

View Item View Item