AULIA, RADHYA SITI and Krisnasary, Arie and Kamsiah, Kamsiah (2026) Hubungan Pola Konsumsi Makanan Minuman Manis dan Aktifitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Resiko Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
BAB 1 2.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
BAB 3 SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only Download (571kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4 SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) | Request a copy |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
Cover.pdf Download (568kB) |
|
|
Text
SKRIPSI KIRIM.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pola konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi serta aktivitas fisik yang rendah merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu terjadinya diabetes melitus tipe 2. Mahasiswa merupakan kelompok usia produktif yang rentan memiliki pola makan kurang sehat dan aktivitas fisik yang tidak optimal sehingga berisiko mengalami gangguan metabolisme glukosa. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi makanan minuman manis dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 108 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pola konsumsi makanan minuman manis dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), dan kadar gula darah sewaktu diukur menggunakan glukometer (Point of Care Testing). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (83,3%), memiliki pola konsumsi makanan minuman manis kategori sering (50,9%), aktivitas fisik kategori sedang (56,5%), dan kadar gula darah sewaktu normal (65,7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan minuman manis dengan kadar gula darah sewaktu (p=0,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu (p=0,000). Responden yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis lebih banyak memiliki kadar gula darah sewaktu tidak normal (56,4%), sedangkan responden dengan aktivitas fisik sedang lebih banyak memiliki kadar gula darah sewaktu normal (80,3%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan minuman manis dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu Tahun 2026. Mahasiswa disarankan untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman manis serta meningkatkan aktivitas fisik secara teratur guna menjaga kadar gula darah tetap normal dan mencegah risiko diabetes melitus tipe 2.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar Gula Darah Sewaktu, Mahasiswa, Pola Konsumsi Makanan dan Minuman Manis. 28 Daftar pustaka (2015-2025). |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D4 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:02 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 04:02 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
