Penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar Pada Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Tahun 2026

HASANI, SUCI ELZA and Yunita, Yunita (2026) Penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar Pada Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN LTA SUCI ELZA HASANI 2026.pdf

Download (864kB)
[img] Text
BAB I LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS).pdf

Download (356kB)
[img] Text
BAB III LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (416kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS)_removed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (587kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS)_removed.pdf

Download (334kB)
[img] Text
HALAMAN BELAKANG LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS)_removed.pdf

Download (5MB)
[img] Text
LTA SUCI ELZA HASANI 2026 (PERPUS).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
BAB II LTA SUCI ELZA HASANI 2026.pdf

Download (490kB)

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan kondisi yang terjadi akibat asupan energi dan protein yang tidak mencukupi kebutuhan harian. Faktor penyebab langsung dan tidak langsung mencakup asupan makan, penyakit infeksi dan ketersediaan pangan. Tujuan : Melakukan penerapan proses asuhan gizi terstandar pada balita gizi kurang. Metode : Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian ini adalah balita berinisial An.A di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil. Pengumpulan data dilakukan melalui assesment gizi, diagnosa gizi, intervensi gizi serta monitoring dan evaluasi. Hasil : Assement gizi menunjukan An.A 38 bulan dengan nilai z-score indeks BB/TB -2,02 SD (gizi kurang). Hasil recall asupan menunjukan defisit sedang pada energi (77%) dan karbohidrat (73,6%), defisit berat pada protein (69%) dan lemak defisit sedang (89,9%). Diagnosa gizi meliputi asupan energi tidak adekuat dan malnutrisi. Intervensi pemberian makanan gizi seimbang dengan total energi 1.358,8 kkal berhasil dikonsumsi dengan asupan rata-rata 100% dari kebutuhan. Diberikan konseling gizi untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita Monitoring dan evaluasi menunjukan kenaikan berat badan 0,05 kg yaitu dari 10.63 kg menjadi 10.68 kg dan perubahan status gizi dari z-score -2,06 SD menjadi -2,01 dan ibu balita mampu menerapkan menu makanan gizi seimbang pada balita. Kesimpulan : Proses asuhan gizi terstandar pada balita gizi kurang berhasil meningkatkan status gizi balita, berat badan balita dan pengetahuan ibu meskipun zat gizi tertentu masih belum optimal karena faktor ekonomi orang tua.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Gizi Terstandar, Balita, Gizi Kurang. Daftar Pustaka : 40 (2015-2025)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D3 Gizi
Depositing User: GIZI GIZI
Date Deposited: 24 Aug 2026 05:14
Last Modified: 24 Aug 2026 05:14
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4373

Actions (login required)

View Item View Item