R ADELIA, CUT RIZKI and Haya, Miratul and Yulianti, Risda (2026) Daya Terima Organoleptik Dan Kadar Zat Besi Nugget Patkel (Ikan Patin Dan Daun Kelor) Dengan Penambahan Kacang Merah Sebagai Makanan Selingan Penderita Anemia. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang masih banyak terjadi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui pengembangan makanan selingan yang kaya zat besi. Nugget patkel (ikan patin dan daun kelor) dengan penambahan kacang merah berpotensi menjadi alternatif makanan selingan bagi penderita anemia. Tujuan: Mengetahui daya terima organoleptik dan kadar zat besi nugget patkel (ikan patin dan daun kelor) dengan penambahan kacang merah sebagai makanan selingan penderita anemia. Metode: Penelitian eksperimen ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat formulasi, yaitu F0 (0 g), F1 (10 g), F2 (20 g), dan F3 (30 g) kacang merah. Uji organoleptik dilakukan pada 37 panelis terlatih menggunakan metode hedonik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney dan kadar zat besi dianalisis menggunakan ANOVA dan Duncan. Hasil: Penambahan kacang merah berpengaruh signifikan terhadap daya terima organoleptik dan kadar zat besi nugget patkel (p<0,05). Formulasi F1 merupakan formulasi yang paling disukai panelis pada seluruh parameter organoleptik. Kadar zat besi tertinggi diperoleh pada formulasi F2 sebesar 2,37 mg. Kesimpulan: Penambahan kacang merah berpengaruh terhadap daya terima organoleptik dan kadar zat besi nugget patkel. Formulasi F1 merupakan formulasi yang paling diterima panelis, sedangkan formulasi F2 memiliki kadar zat besi tertinggi. Kata Kunci: nugget patkel, kacang merah, zat besi, organoleptik, anemia. 94 Daftar Pustaka, 2013-2025
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | nugget patkel, kacang merah, zat besi, organoleptik, anemia. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D4 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:46 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:46 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4365 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
