Hubungan Frekuensi Konsumsi Tanin, Kafein, Fitat dan Kepatuhan Tablet Tambah Darah dengan Status Anemia pada Remaja Putri Di SMAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026

PUTRI, AZYA DESTIA and Simanjuntak, Betty Yosephin and wahyudi, Anang (2026) Hubungan Frekuensi Konsumsi Tanin, Kafein, Fitat dan Kepatuhan Tablet Tambah Darah dengan Status Anemia pada Remaja Putri Di SMAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
halamn depann.pdf

Download (866kB)
[img] Text
bab 1a.pdf

Download (402kB)
[img] Text
bab 2a.pdf

Download (478kB)
[img] Text
bab 3a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (514kB) | Request a copy
[img] Text
bab 4a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (520kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5a.pdf

Download (223kB)
[img] Text
halamn belakangg.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Skripsi_Azya Destia Putri .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada remaja putri akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Konsumsi tanin, kafein, fitat, serta rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dapat memengaruhi status anemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan frekuensi konsumsi tanin, kafein, fitat dan kepatuhan konsumsi TTD dengan status anemia pada remaja putri di SMAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 83 remaja putri anemia kelas X yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data frekuensi konsumsi tanin, kafein, dan fitat diperoleh menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kepatuhan konsumsi TTD diukur menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi tanin (p=0,029; PR=1,766), kafein (p=0,036; OR=1,684), fitat (p=0,048; PR=2,579), dan kepatuhan konsumsi TTD (p=0,033; PR=1,725) dengan status anemia. Remaja putri yang sering mengonsumsi tanin,kafein dan fitat serta tidak patuh mengonsumsi TTD memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kadar hemoglobin. Kesimpulan: Frekuensi konsumsi tanin, kafein, fitat, dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan dengan status anemia pada remaja putri di SMAN 1 Kota Bengkulu Tahun 2026.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Anemia, Tanin, Kafein, Fitat, Tablet Tambah Darah, Remaja Putri Anemia
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D4 Gizi
Depositing User: Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com
Date Deposited: 06 Aug 2026 07:28
Last Modified: 06 Aug 2026 07:29
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4215

Actions (login required)

View Item View Item