Perbedaan Kandungan Nutrisi dan Mutu Organoleptik Nugget Ikan Kembung Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dan Jamur Merang (Volvariella Volvacea)

SHANRIS, KLARISSYA and Okfrianti, Yenni and Jumiyati, Jumiyati (2026) Perbedaan Kandungan Nutrisi dan Mutu Organoleptik Nugget Ikan Kembung Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dan Jamur Merang (Volvariella Volvacea). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
Cover 2.pdf

Download (425kB)
[img] Text
BAB 1 SKRIPSI.pdf

Download (96kB)
[img] Text
BAB 2 SKRIPSI 2.pdf

Download (386kB)
[img] Text
BAB 3 SKRIPSI 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (414kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4 SKRIPSI .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (478kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 SKRIPSI 2.pdf

Download (65kB)
[img] Text
Skripsi Klarissya 2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
Halaman_belakang.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi ikan di Indonesia masih belum optimal sehingga diperlukan inovasi produk olahan yang mampu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pangan berbasis ikan. Nugget ikan kembung dengan penambahan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan jamur merang (Volvariella volvacea) berpotensi menjadi alternatif pangan bergizi karena dapat meningkatkan kandungan nutrisi sekaligus memperbaiki mutu organoleptik produk. Tujuan: Menganalisis perbedaan kandungan nutrisi yang meliputi kadar protein, lemak, karbohidrat, abu, dan air serta mutu organoleptik yang mencakup warna, aroma, rasa, dan tekstur pada nugget ikan kembung dengan penambahan jamur tiram putih dan jamur merang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas dua perlakuan dengan dua kali ulangan. Kandungan nutrisi dianalisis menggunakan analisis proksimat di Laboratorium Saraswanti Indo Genetech, Bogor, sedangkan mutu organoleptik dievaluasi melalui uji hedonik terhadap 37 panelis terlatih. Data dianalisis menggunakan uji Independent t-test untuk kandungan nutrisi dan uji Mann–Whitney untuk mutu organoleptik. Hasil: Nugget ikan kembung dengan penambahan jamur tiram mengandung protein 12,76%, lemak 2,15%, karbohidrat 10,76%, kadar abu 1,44%, dan kadar air 72,91%. Sebaliknya, formulasi dengan penambahan jamur merang mengandung protein 12,33%, lemak 2,12%, karbohidrat 12,55%, kadar abu 1,52%, dan kadar air 71,50%. Kedua formulasi memenuhi persyaratan SNI 7758:2013 untuk kadar protein, lemak, dan abu, tetapi belum memenuhi persyaratan kadar air. Perbedaan yang bermakna ditemukan pada kadar lemak, karbohidrat, kadar air, serta seluruh atribut organoleptik, sedangkan kadar protein dan kadar abu tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Secara keseluruhan, nugget ikan kembung dengan penambahan jamur merang memperoleh tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan formulasi dengan penambahan jamur tiram. Kesimpulan: Nugget ikan kembung dengan penambahan jamur tiram dan jamur merang menunjukkan perbedaan kandungan nutrisi dan mutu organoleptik. Kedua formulasi telah memenuhi persyaratan SNI 7758:2013 untuk kadar protein, lemak, dan abu, tetapi belum memenuhi persyaratan kadar air. Secara keseluruhan, formulasi dengan penambahan jamur merang memperoleh tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan formulasi dengan penambahan jamur tiram Kata Kunci: Nugget ikan kembung; jamur tiram; jamur merang; kandungan nutrisi; mutu organoleptik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Nugget ikan kembung; jamur tiram; jamur merang; kandungan nutrisi; mutu organoleptik.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D4 Gizi
Depositing User: GIZI GIZI
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:55
Last Modified: 26 Aug 2026 07:55
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4428

Actions (login required)

View Item View Item