Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2024

JUNIARTI, SELVINA and Burhan, Rialike and Hartini, Lela (2024) Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2024. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
SKRIPSI SELVINA FIKSSS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan, keterlambatan dalam mencari pertolongan medis, serta perawatan yang tidak optimal, menjadi permasalahan utama. Pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan sangat penting karena dapat mencegah komplikasi serius yang mengancam keselamatan ibu dan janin. Dengan pemeriksaan antenatal yang teratur dan peningkatan kesadaran ibu hamil terhadap tanda bahaya seperti perdarahan, gerakan janin yang menurun, dan sakit kepala hebat, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Jembatan Kecil, masih banyak ibu hamil yang kurang memahami tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III terkait tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kecil, Kota Bengkulu, tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 32 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 10 pertanyaan tentang tanda bahaya kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden (87,5%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, sementara 3,1% memiliki pengetahuan cukup, dan 9,4% memiliki pengetahuan kurang. Berdasarkan usia, responden yang tidak berisiko (20-35 tahun) sebagian besar memiliki pengetahuan baik (85,7%), sedangkan responden yang berisiko (<20 tahun atau >35 tahun) seluruhnya memiliki pengetahuan baik (100%). Berdasarkan paritas, ibu multipara menunjukkan tingkat pengetahuan baik (88,2%) dibandingkan primipara (86,7%). Faktor usia dan paritas mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu, di mana pengalaman dan kedewasaan berkontribusi pada peningkatan pemahaman tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu memiliki pengetahuan baik tentang tanda bahaya kehamilan (87,5%). Responden dengan usia 20-35 tahun dan multipara menunjukkan tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan kelompok lainnya. Tingkat pengetahuan ini penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan, mengingat risiko kematian ibu masih tinggi akibat keterlambatan dalam mengenali tanda-tanda bahaya. Oleh karena itu, edukasi dan informasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan perlu terus ditingkatkan untuk mendukung kesehatan ibu dan janin.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tanda bahaya kehamilan, trimester iii, ibu hamil, pengetahuan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan dan Profesi Bidan
Depositing User: mrs Sakia Kirti
Date Deposited: 18 Feb 2026 04:03
Last Modified: 18 Feb 2026 04:05
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4038

Actions (login required)

View Item View Item