YOLANDA, FELLA and Marwanto, Andriana (2026) Gambaran Kondisi Lingkungan Fisik Rumah Pada Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
LTA FELLA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
depan fella.pdf Download (696kB) |
|
|
Text
BAB 3 Fella.pdf Restricted to Repository staff only Download (715kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 4 Fella.pdf Restricted to Repository staff only Download (691kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5 fella.pdf Download (525kB) |
|
|
Text
halaman belakang fella.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
bab 2 fella.pdf Download (0B) |
|
|
Text
bab 1 fella.pdf Download (620kB) |
Abstract
Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi lingkungan fisik rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, seperti ventilasi yang kurang memadai, kelembaban tinggi, pencahayaan kurang, kepadatan hunian, serta kondisi lantai dan dinding yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko penularan TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi lingkungan fisik rumah pada penderita Tuberkulosis di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2026. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 23 rumah penderita Tuberkulosis. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran langsung menggunakan meteran, humidity meter HTC-1, dan lux meter. Variabel yang diteliti meliputi ventilasi, kelembaban, suhu, pencahayaan, kepadatan hunian, kondisi dinding, dan kondisi lantai rumah. Hasil : Seluruh rumah responden (100%) memiliki ventilasi yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Sebagian besar rumah memiliki kelembaban yang tidak memenuhi syarat, yaitu 15 rumah (65,2%), sedangkan 8 rumah (34,8%) memenuhi syarat. Selain itu, masih ditemukan kondisi lingkungan fisik rumah yang belum memenuhi standar rumah sehat pada beberapa variabel yang diamati. Kesimpulan : Kondisi lingkungan fisik rumah penderita TB masih didominasi oleh kondisi yang tidak memenuhi syarat kesehatan, terutama pada aspek ventilasi dan kelembaban. Perbaikan kondisi lingkungan rumah diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penularan TB. Kata Kunci : Tuberkulosis, lingkungan fisik rumah, ventilasi, kelembaban, rumah sehat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, lingkungan fisik rumah, ventilasi, kelembaban, rumah sehat |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Jurusan Sanitasi |
| Depositing User: | KESLING KESLING |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 04:44 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 04:44 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/5109 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
