ROCHMANISA, INTAN PUJI and Yuliantini, Emy and Wahyudi, Anang (2026) Uji Daya Terima Formulasi Teh Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Dengan Penambahan Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) Dan Uji Proximat Sebagai Minuman Alternatif Penderita Diabetes Melitus Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes bengkulu.
|
Text
Cover 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (482kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (689kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (525kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SKRIPSI .pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pemanfaatan tanaman herbal menjadi salah satu alternatif dalam membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Daun kersen (Muntingia calabura L.) mengandung flavonoid dan antioksidan, sedangkan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum rhizoma) mengandung gingerol yang berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin. Kombinasi keduanya dapat dikembangkan sebagai teh herbal bagi penderita diabetes melitus. Tujuan: Mengetahui daya terima formulasi teh herbal daun kersen dengan penambahan jahe merah serta menganalisis kadar abu, kadar air, dan pH sebagai minuman alternatif bagi penderita diabetes melitus. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga formulasi, yaitu F1 (8%:2%), F2 (5%:5%), dan F3 (4%:6%). Uji organoleptik dilakukan pada 30 panelis terlatih menggunakan uji hedonik terhadap warna, aroma, rasa, dan viskositas. Analisis kimia meliputi kadar air, kadar abu, dan pH. Hasil: Formulasi berpengaruh terhadap tingkat kesukaan panelis pada seluruh parameter organoleptik. Formulasi F2 paling disukai karena memiliki aroma, rasa, dan warna seduhan yang lebih baik. Hasil analisis menunjukkan kadar abu, kadar air, dan pH seluruh formulasi masih memenuhi standar mutu teh herbal sehingga aman dikonsumsi. Kesimpulan: Teh herbal daun kersen dengan penambahan jahe merah memiliki daya terima yang baik dan karakteristik kimia yang memenuhi standar, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai minuman alternatif bagi penderita diabetes melitus. Kata Kunci: daun kersen, diabetes melitus, jahe merah, teh herbal, uji organoleptik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: daun kersen, diabetes melitus, jahe merah, teh herbal, uji organoleptik. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D4 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 07:41 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 07:41 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
