MARLINDA, ETI and Andriani, Lusi (2026) Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Risiko Diabetes Melitus (DM) di Wilayah kerja Puskesmas Sukamerindu Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN ETI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I ETI.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
BAB II ETI.pdf Download (810kB) |
|
|
Text
BAB III ETI.pdf Restricted to Repository staff only Download (380kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV ETI.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V ETI.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG ETI.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
LTA ETI MARLINDA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes Melitus Gestasional (DMG) merupakan intoleransi glukosa yang pertama kali muncul atau terdeteksi selama kehamilan dan masih menjadi masalah kesehatan maternal secara global maupun nasional. Data awal di Kota Bengkulu menunjukkan cakupan skrining glukosa darah pada ibu hamil masih rendah dan tidak merata antarpuskesmas, sementara Puskesmas Sukamerindu memiliki cakupan skrining tertinggi (34,8%), sehingga dipilih sebagai lokasi pemberian asuhan kebidanan preventif pada ibu hamil dengan risiko DMG. Memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan risiko Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2026 melalui pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif dengan subjek seorang ibu hamil trimester II (Ny. N, usia 22 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 21 minggu 6 hari) dengan faktor risiko DMG berupa obesitas (IMT 34,48 kg/m²) dan riwayat keluarga diabetes. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) menggunakan glucometer, dilanjutkan dengan asuhan berupa edukasi pola makan rendah gula, pemilihan nutrisi tepat, dan aktivitas fisik ringan selama 7 hari, dengan pemeriksaan ulang GDS pada hari ke-7. Kadar GDS ibu menurun dari 107 mg/dL menjadi 96 mg/dL setelah 7 hari asuhan, tetap berada dalam batas normal (<140 mg/dL). Ibu mampu menerapkan anjuran pola makan dan aktivitas fisik yang diberikan, kondisi ibu dan janin stabil, serta tidak ditemukan perkembangan menjadi DMG. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik dalam pelaksanaan asuhan. Asuhan kebidanan komprehensif melalui skrining dini, edukasi gizi, dan pembinaan gaya hidup sehat efektif menjaga kadar gula darah ibu hamil dengan risiko DM tetap dalam batas normal dan mencegah perkembangan menjadi Diabetes Melitus Gestasional.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | asuhan kebidanan, ibu hamil, diabetes melitus gestasional, risiko, gula darah |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:24 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:24 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4259 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
