Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan Fermentasi dan Asupan Zat Gizi dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu

FEBRYANTI, FRANTISKA and Suryani, Desri and Rizal, Ahmad (2026) Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan Fermentasi dan Asupan Zat Gizi dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I FRANTISKA FEBRYANTI GIZI.pdf

Download (385kB)
[img] Text
BAB II FRANTISKA FEBRYANTI GIZI.pdf

Download (562kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (344kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (431kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (297kB)
[img] Text
HALAMAN BELAKANG.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Skripsi Frantiska Febryanti.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan jumlah penyandang yang diperkirakan terus meningkat hingga mencapai 853 juta jiwa pada tahun 2050. Pengendalian kadar gula darah tidak hanya dipengaruhi oleh terapi farmakologis, tetapi juga dipengaruhi oleh pola konsumsi pangan, termasuk pangan fermentasi dan asupan zat gizi. Pangan fermentasi mengandung probiotik yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sedangkan zat gizi seperti karbohidrat, lemak, serat, dan zink berperan dalam pengaturan kadar gula darah. Tujuan: Diketahui hubungan frekuensi konsumsi pangan fermentasi dan asupan zat gizi dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Metode:Penelitian observasional dengan desain cross sectional.Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling dengan jumlah sampel 94 responden. Data frekuensi konsumsi pangan fermentasi dikumpulkan menggunakan FFQ, asupan zat gizi diperoleh melalui food recall 3x24 jam, dan data gula darah diukur mengunakan glucometer. Analisis data menggunakan uji Chi-squre. Hasil: Hasil penelitian ini sebagian besar responden memiliki frekuensi konsumsi pangan fermentasi yang sering (50%), asupan karbohidrat cukup (62,8%), asupan lemak lebih (58,5%), asupan serat kurang (56,4%), asupan zink kurang (70,2%), dan gula darah sewaktu tidak terkontrol (45,7%).Terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi pangan fermentasi dengan kadar gula darah sewaktu (p=0,007), asupan karbohidrat (p=0,000), asupan lemak (p=0,000), asupan serat (p=0,000) serta asupan zink (p=0,000) dengan kadar gula darah sewaktu. Kesimpulan: Frekuensi konsumsi pangan fermentasi, asupan karbohidrat, asupan lemak, asupan serat dan asupan zink berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sawah Lebar Tahun 2026.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pangan Fermentasi, Asupan Zat Gizi, Diabetes Melitus tipe 2, Gula Darah Sewaktu
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D4 Gizi
Depositing User: Unnamed user with email ebookperawat@gmail.com
Date Deposited: 05 Aug 2026 07:11
Last Modified: 05 Aug 2026 07:11
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4196

Actions (login required)

View Item View Item