Perbedaan Pemberian Aromaterapi Lemon dan Aromaterapi Lavender terhadap Nyeri haid (Dismenore) pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2021

Meinika, Helmia and Heryati, Kosma and Andriani, Lusi and Mizawati, Afrina and Yuniarti, Yuniarti (2021) Perbedaan Pemberian Aromaterapi Lemon dan Aromaterapi Lavender terhadap Nyeri haid (Dismenore) pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2021. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
SKRIPSI LENGKAP HELMIA MEINIKA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Prevalensi dismenore Menurut data World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore dengan 10-15 % mengalami dismenore berat . Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi, secara nonfarmakologi salah satunya dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Pemberian Aromaterapi Lemon dan Aromaterapi Lavender terhadap nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan metode penelitian two group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri usia 15-19 tahun yang mengalami dismenore berjumlah 45 orang di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu, dengan pengambilan sampel menggunakan rumus lemeshow sehingga didapatkan 30 orang responden yang akan diteliti, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar ceklist NRC (Numeric Rating Scale). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05) artinya terdapat perbedaan tingkat nyeri dismenore setelah pemberian aromaterapi lemon dan hasil Wilcoxon pada kelompok aromaterapi lavender menunjukkan nilai p-value 0,000(<0,05) artinya terdapat perbedaan tingkat nyeri dismenore setelah pemberian aromaterapi lavender. Hasil analisis uji Mann-Whitney didapatkan nilai P-value 0,637 (>0,005) dari hasil diatas diketahui bahwa tidak ada perbedaan pemberian aromaterapi lemon dan aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri. Diharapkan remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing yang mengalami dismenore dapat menggunakan aromaterapi lemon dan aromaterapi lavender untuk mengurangi tingkat nyeri dismenore.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Aromaterapi Lemon, Aromaterapi Lavender, Nyeri Dismenore
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan dan Profesi Bidan
Depositing User: mrs Sakia Kirti
Date Deposited: 22 Oct 2021 08:15
Last Modified: 29 Oct 2021 07:32
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/580

Actions (login required)

View Item View Item