AMILIA, RIA and Okfrianti, Yenni (2026) Gambaran Kandungan Nilai Gizi, Volume Pengembangan dan Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbahan Baku Serealia. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN .pdf Download (602kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB II (4).pdf Download (423kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (446kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (65kB) |
|
|
Text
HALAMAN BELAKANG.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
KTI RIA AMILIA 2026 .pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Roti tawar merupakan salah satu produk pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat dan umumnya berbahan dasar tepung terigu. Tingginya konsumsi tepung terigu di Indonesia menyebabkan peningkatan impor gandum setiap tahunnya, sehingga diperlukan alternatif bahan pangan lokal sebagai pengganti tepung terigu. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan serealia seperti tepung sorgum, tepung jewawut, dan tepung oatmeal dalam pembuatan roti tawar. Tujuan: Mengetahui gambaran kandungan nilai gizi, volume pengembangan, dan daya terima organoleptik roti tawar berbahan baku serealia. Metode: Penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan empat formulasi roti tawar (F0, F1, F2, dan F3). Pengamatan meliputi kandungan nilai gizi, volume pengembangan, dan daya terima organoleptik oleh 30 panelis menggunakan uji hedonik. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti tawar berbahan baku serealia memiliki kandungan nilai gizi yang lebih baik Formulasi F3 (tepung oatmeal) memiliki kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, dan volume pengembangan tertinggi. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa seluruh formulasi dapat diterima oleh panelis berdasarkan parameter warna, rasa, aroma, dan tekstur. Kesimpulan: Penggunaan serealia berpengaruh terhadap kandungan nilai gizi, volume pengembangan, dan daya terima organoleptik roti tawar. Formulasi F0 (100% tepung terigu) merupakan formulasi yang paling disukai panelis berdasarkan parameter warna, rasa, aroma, dan tekstur. Formulasi F3 (tepung oatmeal) memiliki kandungan nilai gizi dan volume pengembangan tertinggi. Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai formulasi terbaik dengan analisis kandungan zat gizi secara laboratorium dan pengujian mutu produk yang lebih komprehensif untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. Kata kunci: roti tawar, serealia, volume pengembangan, dan daya terima organoleptik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | roti tawar, serealia, volume pengembangan, dan daya terima organoleptik. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > D3 Gizi |
| Depositing User: | GIZI GIZI |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 07:40 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 07:40 |
| URI: | http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/5518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
