Penerapan Stimulasi Oral Motor Terhadap Reflek Hisap Pada Bayi Prematur di RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU 2026

EFFENDI, PUTRI MEILANI JISKA and Nafratilova, Mercy (2026) Penerapan Stimulasi Oral Motor Terhadap Reflek Hisap Pada Bayi Prematur di RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
bab 1 ji.pdf

Download (1MB)
[img] Text
bab 2 ji.pdf

Download (2MB)
[img] Text
bab 3 ji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (959kB) | Request a copy
[img] Text
bab 4 ji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
bab 5 ji.pdf

Download (649kB)
[img] Text
halaman depan (6).pdf

Download (242kB)
[img] Text
halaman belakang jiska.pdf

Download (3MB)
[img] Text
KTI JISKA MEILANII 22 (Logo) (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Bayi prematur memiliki ketidakmatangan fungsi oral motor sehingga refleks hisap belum berkembang optimal. Kondisi ini menyebabkan kemampuan menerima nutrisi secara oral terbatas dan sebagian besar kebutuhan nutrisi masih dipenuhi melalui orogastric tube (OGT). Stimulasi oral motor merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan kemampuan menghisap dan menerima nutrisi secara oral. Studi kasus ini bertujuan mengetahui gambaran penerapan stimulasi oral motor terhadap refleks hisap pada bayi prematur di ruang NICU RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua bayi prematur usia gestasi 32–33 minggu dengan refleks hisap kurang. Penilaian refleks hisap dilakukan berdasarkan perbandingan volume ASI yang dikonsumsi secara oral dengan kebutuhan cairan harian. Stimulasi oral motor diberikan selama 3 hari berturut-turut, dua kali sehari selama 10–15 menit pada area pipi, bibir, gusi, lidah, dan palatum. Kesimpulan: Penerapan stimulasi oral motor meningkatkan kemampuan menerima nutrisi secara oral pada kedua responden. Pada By. A, volume asupan oral meningkat dari 2 ml menjadi 4 ml dengan berat badan naik dari 1.600 gram menjadi 1.680 gram. Pada By. M, volume asupan oral meningkat dari 3 ml menjadi 6 ml dengan berat badan naik dari 1.700 gram menjadi 1.760 gram. Peningkatan asupan oral disertai penurunan kebutuhan nutrisi melalui OGT menunjukkan bahwa stimulasi oral motor dapat meningkatkan refleks hisap dan mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi prematur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bayi Prematur, Refleks Hisap, Stimulasi Oral Motor, Orogastric Tube (OGT).
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: KEPERAWATA KEPERAWATAN
Date Deposited: 09 Sep 2026 04:44
Last Modified: 09 Sep 2026 04:44
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4995

Actions (login required)

View Item View Item