Analisis Tafsiran Nilai Gizi, Rendemen dan Sensoris Tepung Komposit (Tepung Beras Merah: Tepung Ikan Teri: Tepung Labu Kuning)

DWIFA, FADILLA SYAHDINA and Okfrianti, Yenni (2026) Analisis Tafsiran Nilai Gizi, Rendemen dan Sensoris Tepung Komposit (Tepung Beras Merah: Tepung Ikan Teri: Tepung Labu Kuning). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
FILE 1.pdf

Download (458kB)
[img] Text
FILE 2.pdf

Download (306kB)
[img] Text
FILE 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB) | Request a copy
[img] Text
FILE 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB) | Request a copy
[img] Text
FILE 5.pdf

Download (440kB)
[img] Text
FILE 6.pdf

Download (293kB)
[img] Text
FILE 7.pdf

Download (1MB)
[img] Text
KTI DILLA FIX CETAKKK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Tepung komposit merupakan campuran beberapa jenis tepung yang berasal dari bahan pangan lokal seperti serealia, umbi-umbian, dan hasil perikanan. Beras merah memiliki kandungan serat dan zat besi yang tinggi, labu kuning kaya akan beta karoten sebagai antioksidan, sedangkan ikan teri mengandung protein, kalsium, dan fosfor yang baik untuk pertumbuhan tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tafsiran nilai gizi, rendemen dan daya terima organoleptik tepung komposit (tepung beras merah: tepung ikan teri: tepung labu kuning). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tiga formulasi tepung komposit yaitu F1, F2 dan F3. Analisis tafsiran nilai gizi dilakukan menggunakan metode Nutrisurvey yang meliputi energi, karbohidrat, protein, lemak, serat. Uji sensoris dilakukan terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan uji hedonik oleh 30 panelis agak terlatih. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F1 memiliki kandungan gizi tertinggi terutama pada energi (179,45 kkal), protein (5,15 g), dan karbohidrat (35,07 g). Nilai rendemen tepung beras merah sebesar 90%, tepung ikan teri 20%, dan tepung labu kuning 12%. Hasil uji sensoris menunjukkan bahwa formulasi F2 lebih disukai panelis berdasarkan warna (3,50), aroma (3,40), dan tekstur (4,43), sedangkan formulasi F3 lebih disukai pada rasa (4,27). Kesimpulan: Tepung komposit berbahan tepung beras merah, tepung ikan teri, dan tepung labu kuning memiliki potensi sebagai pangan lokal bergizi dengan mutu sensoris yang dapat diterima masyarakat. Formulasi F2 menjadi formulasi terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis secara keseluruhan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tepung komposit, beras merah, ikan teri, labu kuning, tafsiran nilai gizi, uji sensoris
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D3 Gizi
Depositing User: GIZI GIZI
Date Deposited: 08 Sep 2026 01:33
Last Modified: 08 Sep 2026 01:33
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4918

Actions (login required)

View Item View Item