Gambaran Kadar Air dan Rendemen Tepung Sorgum (sorgum Bicolor L.Moench) yang Dibuat dengan Variasi Waktu dan Suhu Pengeringan

ANGGRAINI, SERLI and Okfrianti, Yenni (2026) Gambaran Kadar Air dan Rendemen Tepung Sorgum (sorgum Bicolor L.Moench) yang Dibuat dengan Variasi Waktu dan Suhu Pengeringan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-1-17.pdf

Download (475kB)
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-18-23.pdf

Download (327kB)
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-24-42.pdf

Download (430kB)
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-43-51.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB) | Request a copy
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-52-62.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB) | Request a copy
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-63-65.pdf

Download (214kB)
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3-66-76.pdf

Download (641kB)
[img] Text
KTI SERLI ANGGRAINI 2026 D3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) merupakan tanaman serealia yang tumbuh baik di lahan kering dan memiliki potensi besar sebagai pangan alternatif. Biji sorgum dapat diolah menjadi tepung pengganti terigu karena kandungan gizinya yang baik, bebas gluten, dan memiliki indeks glikemik rendah. Proses pengeringan merupakan tahap kritis dalam pembuatan tepung sorgum karena suhu dan waktu pengeringan berpengaruh langsung terhadap kadar air dan rendemen tepung yang dihasilkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar air dan rendemen tepung sorgum yang dibuat dengan variasi waktu dan suhu pengeringan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2×2. Faktor yang digunakan adalah suhu pengeringan (60°C dan 70°C) dan waktu pengeringan (6 jam dan 8 jam), sehingga menghasilkan empat perlakuan: A1 (60°C/6 jam), A2 (70°C/6 jam), B1 (60°C/8 jam), dan B2 (70°C/8 jam). Setiap perlakuan dilakukan satu kali tanpa pengulangan. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Rendemen tepung sorgum berkisar antara 89,5%–94,0% dengan rata-rata 92%. Rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan A1 (94%) dan terendah pada B2 (89,5%). Kadar air berkisar antara 8,34%–10,69% dengan rata-rata 9,38%. Seluruh perlakuan menghasilkan kadar air di bawah batas maksimum SNI sebesar 14,5%, sehingga memenuhi standar mutu tepung. Perlakuan A2 dan B1 dinilai paling optimal karena menghasilkan keseimbangan terbaik antara rendemen yang tinggi dan kadar air yang rendah. Kesimpulan: Variasi suhu dan waktu pengeringan berpengaruh terhadap kadar air dan rendemen tepung sorgum. Perlakuan A2 (70°C, 6 jam) dan B1 (60°C, 8 jam) merupakan kombinasi paling optimal untuk menghasilkan tepung sorgum berkualitas baik dengan daya simpan yang lebih panjang. Kata Kunci: Tepung Sorgum, Kadar Air, Rendemen, Suhu Pengeringan, Waktu Pengeringan

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tepung Sorgum, Kadar Air, Rendemen, Suhu Pengeringan, Waktu Pengeringan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D3 Gizi
Depositing User: GIZI GIZI
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:00
Last Modified: 04 Sep 2026 03:00
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/4663

Actions (login required)

View Item View Item