Hubungan Keragaman Konsumsi Pangan dan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) dengan Status Gizi Balita di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2024

OCTAVIANI, MARIA DWI and Suryani, Desri and Krisnasary, Arie (0114) Hubungan Keragaman Konsumsi Pangan dan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) dengan Status Gizi Balita di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2024. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

[img] Text
Skripsi Maria Dwi Octaviani.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Masa emas pada balita perhatian khusus bagi tumbuh kembang anak. Adanya permasalahan gizi pada anak di masa emasnya bisa saja bersifat permanen meskipun kebutuhan gizinya di kemudian hari sudah terpenuhi. Keragaman konsumsi pangan berkaitan dengan status gizi anak. Anak yang tidak mengonsumsi makanan beragam mempunyai risiko untuk mengalami status gizi kurang. BBLR berkaitan dengan status gizi anak karena pertumbuhannya yang lambat dapat mengganggu tumbuh kembangnya di kemudian hari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan keragaman konsumsi pangan dan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan status gizi balita di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross sectional, jumlah responden total sebanyak 86 balita dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan form recall 24, kuesioner DDS, kuesioner status gizi anak, microtoise, length board, dan timbangan digital. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan balita yang mengonsumsi makanan yang beragam sebanyak 70 balita (81,4%). Balita yang tidak BBLR sebanyak 74 balita (86%). Balita yang memiliki status gizi berdasarkan BB/U normal sebanyak 77 balita (89,5%), berdasarkan TB/U yang normal 79 balita (91,9%), dan berdasarkan BB/TB yang normal 77 balita (89,5%). Ada hubungan keragaman konsumsi pangan dan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan status gizi balita dengan p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan : Ada hubungan keragaman konsumsi pangan dan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan status gizi balita di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Keragaman pangan dan berat badan lahir berpengaruh terhadap status gizi balita oleh karena itu ibu perlu memperhatikan keanekaragaman konsumsi pangan anak untuk tumbuh kembang yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Keragaman konsumsi pangan, BBLR, Status Gizi, Balita
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Gizi > D4 Gizi
Depositing User: Mrs Anrika Rahman
Date Deposited: 23 Jan 2026 07:58
Last Modified: 23 Jan 2026 07:58
URI: http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/id/eprint/3990

Actions (login required)

View Item View Item